Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 19 Feb 2020 17:15 WIB

BUMN yang Disebut Erick Diisi Pensiunan Cuma Punya 19 Pegawai

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Gedung Kementerian BUMN Kementerian BUMN/Foto: Hendra Kusuma-detikFinance
Jakarta -

PT PANN (Persero) pernah diusulkan mendapatkan suntikan penyertaan modal negara (PMN) di 2020 sebesar Rp 3,76 triliun. Menteri BUMN Erick Thohir pernah mengatakan BUMN ini diisi pensiunan.

Direktur Utama PT PANN (Persero) Hery S Soewandi mengungkapkan, saat ini perusahaan hanya memiliki 7 pegawai tetap dan 12 tenaga outsourcing.

"PANN sekarang ini sebelum PMN itu, pegawai cuma ada enam pegawai tetap dan tujuh dengan saya dan 12 outsourcing. Itu dibiayai dari hotel dan penyewaan kantor kami," ujar Hery dalam rapat di komisi VI DPR RI, Jakarta, Rabu (18/2/2020).

Dia mengungkapkan usaha hotel memang bukan menjadi bisnis utama PANN yang sempat dikomentari Menteri BUMN Erick Thohir agar BUMN fokus pada bisnis utama masing-masing. Hery mengatakan akan fokus kembali pada bisnis utama untuk pembiayaan maritim dan bisnis pelayaran setelah mendapatkan PMN.

Kemudian, disebutkan kedua hotel yang dimiliki PANN pernah menjadi hotel yang bagus pada masanya, namun sudah lama terbengkalai sehingga banyak properti sudah tua dan usang. Sejak masuk di PANN pada 2015, Hery melakukan investasi kepada dua hotel tersebut. Namun tidak begitu optimal lantaran keuntungan per tahun hanya sekira Rp 1,5-2 miliar.

BUMN yang Disebut Erick Diisi Pensiunan Cuma Punya 19 Pegawai

Selanjutnya
Halaman
1 2
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com