Bahlil Sebut Lagi Ada Hantu Berdasi Penghambat Investasi, Siapa?

Anisa Indraini - detikFinance
Kamis, 05 Mar 2020 11:54 WIB
Kepala BKPM Bahlil Lahadalia
Foto: Mohammad Wildan/20detik
Jakarta -

Kepala Badan Koordinator Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyebut keberadaan Omnibus Law sangat berperan penting dalam meningkatkan investasi di Indonesia. Omnibus Law bisa memangkas waktu perizinan investasi.

Bahlil menambahkan, menyelesaikan masalah investasi tidak cukup hanya memangkas regulasi, tetapi juga perlu dilakukan pendekatan lapangan karena banyak 'hantu' yang memainkan regulasi untuk kepentingan pribadi.

"Yakinlah bahwa masalah sebenarnya bukan hanya regulasi saja. Masalah kedua memang ada masalah mainan. Ini ada hantu berdasi dan ada hantu tidak berdasi. Untuk itu saya memakai pendekatan alat pengusaha di lapangan. Pendekatan itu yang saya lakukan," ungkap Bahlil dalam Business Law Forum 2020 di Four Seasons Hotel, Jakarta Selatan, Kamis (5/3/2020).

Bahlil menjelaskan, seorang pejabat yang ditugaskan harus berani bekerja semaksimal mungkin untuk menyelesaikan masalah. Pasalnya, tanpa eksekusi yang baik, regulasi tidak berarti.

"Kalau pejabatnya, kalau orangnya yang ditugaskan untuk menyelesaikan regulasi itu tidak punya kemampuan dan tidak punya keberanian eksekusi maka seindah apapun regulasi belum tentu akan bermanfaat maksimal untuk kita masyarakat," sebutnya.

Terkait Omnibus Law untuk mempermudah investasi, Bahlil mengajak masyarakat untuk menyampaikan masukan-masukan. Selama ini pun ia mengaku sudah mengajak para asosiasi untuk berdiskusi terkait Omnibus Law.

"Saya pikir tidak ada kesempurnaan yang hakiki jika judulnya masih draft. Ini momentum kita untuk saling mengisi. Pemerintah khususnya BKPM yang menangani masalah investasi akan selalu terbuka untuk masukan dari teman-teman. Kita sudah membuka beberapa asosiasi kita untuk diskusi," kata Bahlil.



Simak Video "Di Omnibus Law Jokowi Bisa Ubah UU Pakai PP, DPR: Mungkin Salah Ketik"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)