Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 16 Mar 2020 16:58 WIB

Oknum Polisi Nakal Resahkan Investor Bakal Disikat Kabareskrim

Trio Hamdani - detikFinance
Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo mengumpulkan Direktur Reserse Kriminal Umum hingga Kasubdit I/Kamneg Polda se-Indonesia Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta -

Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri, Komjen Listyo Sigit Prabowo turun tangan untuk membasmi oknum polisi nakal yang meresahkan investor di Batam. Dirinya menerjunkan tim ke lapangan untuk mengatasi masalah tersebut.

"Sebagaimana tadi diputuskan dalam rapat bahwa kami akan menurunkan tim dari pusat, turun ke lapangan untuk mengecek langsung apa yang dirasakan oleh investor ataupun para pengusaha di sana," kata Kabareskrim dalam konferensi pers yang ditayangkan melalui Twitter resmi BKPM, Senin (16/3/2020).

Pihaknya menurunkan tim dengan harapan ke depannya tidak ada lagi oknum polisi yang meresahkan para investor. Menurutnya proses investasi harus betul-betul dikawal. Dia menekankan jangan ada lagi oknum dari instansi kepolisian mencari-cari kesalahan pelaku usaha.

"Yang jelas investasi Batam sebagai kawasan ekonomi khusus tentunya harus memiliki daya saing dibandingkan negara tetangga kita seperti Singapura, sehingga tentunya kekurangan-kekurangan yang ada mari sama-sama kita kawal, kita perbaiki," ujar dia.

Dia menilai jika ada kekurangan yang dilakukan oleh calon investor khususnya di Batam, pihak kepolisian selayaknya memberi bantuan, bukannya mempersulit. Apalagi jika kekurangannya yang sifatnya hanya administrasi yang bisa diperbaiki.

"Dan apabila kemudian masih muncul bahwa mungkin Polri mencari-cari masalah, dalam hal ini tolong dilaporkan pada kita, dan kita dari pusat akan turun membenahi itu sehingga semuanya yang kita lakukan, baik di tingkat pusat maupun di daerah semuanya semata-mata dalam mengawal iklim investasi yang lebih baik," tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menjelaskan, kerja sama yang dijalin dengan Bareskrim dalam rangka menjaga iklim investasi di Indonesia di tengah tekanan virus corona (Covid-19).

"Ya yang pertama saya katakan bahwa apa yang dilakukan Bareskrim dengan BKPM ini adalah bagian daripada menyiasati agar dampak virus corona ini tidak terlalu besar di Indonesia," tambahnya.



Simak Video "Kabareskrim Irjen Sigit Siap Tuntaskan Kasus Novel Baswedan"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com