Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 24 Mar 2020 09:25 WIB

Impor Bawang Putih dan Bawang Bombai Wajib Minta Restu Kementan

Vadhia Lidyana - detikFinance
Bawang putih impor Ilustrasi/Foto: Vadhia Lidyana
Jakarta -

Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah menerbitkan aturan yang membebaskan impor bawang putih dan bawang bombai hingga 31 Mei 2020. Hal ini tertuang dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) nomor 27 tahun 2020.

Pembebasan ini menurut Mendag Agus Suparmanto, importir tak perlu mengajukan Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH) ke Kementerian Pertanian (Kementan), dan Surat Perizinan Impor (SPI) pada Kemendag.

Namun, hal itu dibantah oleh Direktur Jenderal Hortikultura Kementan Prihasto Setyanto. Pria yang akrab disapa Anton itu menegaskan, RIPH tetap diberlakukan bagi importir bawang putih dan bawang bombai.

"Ya nggak bisa ditiadakan. RIPH nggak bisa ditiadakan," tegas Anton ketika dihubungi detikcom, Senin (23/3/2020).

Adapun pertimbangannya mewajibkan RIPH itu tertuang dalam Undang-undang (UU) Nomor 13 Tahun 2010 tentang Hortikultura, tepatnya di pasal 88 yakni untuk memastikan keamanan pangan produk hortikultura, ketersediaan, dan penetapan sasaran produksi serta konsumsi.

Selain itu, importir diwajibkan memenuhi persyaratan kemasan dan label atas bawang putih dan bombai impor tersebut. UU tersebut juga mempertimbangkan standar mutu, dan ketentuan keamanan dan perlindungan terhadap kesehatan manusia, hewan, tumbuhan, dan lingkungan.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Hakim Tolak Praperadilan Eks Anggota DPR I Nyoman Dhamantra"
[Gambas:Video 20detik]
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com