Perusahaan Korsel Sumbang 50.000 Alat Tes Corona buat Indonesia

Trio Hamdani - detikFinance
Selasa, 31 Mar 2020 10:03 WIB
Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor bersiap melakukan tes cepat (rapid test) pendeteksian COVID-19 kepada orang dalam pengawasan (ODP) di Bogor, Jawa Barat, Minggu (22/3/2020). Tes tersebut diperuntukan bagi peserta Seminar Anti Riba yang berlangsung di Babakan Madang Kabupaten Bogor pada 25-28 Februari 2020, dimana dua orang peserta seminar tersebut meninggal dunia di Solo Jawa Tengah akibat COVID-19. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/aww.
Ilustrasi/Foto: ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya
Jakarta -

Perusahaan raksasa asal Korea Selatan (Korsel), LG menyumbang 50.000 diagnostic kit atau alat tes virus corona untuk Indonesia. Alat pendeteksi Covid-19 pada tubuh manusia itu dikirim dari Negeri Ginseng.

Hal tersebut disampaikan oleh Presiden Direktur LG International Indonesia Lee Chang Hyun, melalui surat resmi yang dikirimkan kepada Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia.

"Seiring dengan semangat kemitraan strategis khusus, saling berbagi dan saling mendukung, kami merasa terpanggil dan peduli untuk dapat berpartisipasi di dalam memerangi wabah tersebut," kata Lee Chang Hyun, dikutip dari siaran pers BKPM, Selasa (31/3/2020).

Bantuan alat tes Covid-19 itu merupakan donasi dari 4 perusahaan di bawah naungan LG, yaitu LG Electronics, LG Chem, LG Innotek, dan LG International Indonesia.

BKPM akan berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam mendistribusikannya alat tes Corona tersebut.

"Kami sangat berterima kasih atas donasi alat tes Covid-19 yang saat ini memang sangat dibutuhkan. Di sini kita bisa melihat bahwa LG tidak hanya sebagai investor, melainkan juga sahabat bagi Indonesia. Tentunya ke depan kita berharap penguatan kerja sama antara Pemerintah Indonesia dengan Korea Selatan yang selama ini telah terjalin baik," jelas Juru Bicara BKPM Tina Talisa.

Sebagai informasi, LG merupakan grup usaha dari Korea Selatan yang memiliki beberapa bidang usaha di Indonesia. Berdasarkan data dari BKPM, investasi Korea Selatan sepanjang 2019 berada di peringkat 7 dengan total US$ 1,07 miliar.



Simak Video "Awasi Protokol Kesehatan, Pecalang Bali Pelototi Wisatawan"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/eds)