Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 01 Apr 2020 08:28 WIB

Orang Miskin di Asia-Pasifik Bisa Bertambah 11 Juta Karena Corona

Hendra Kusuma - detikFinance
Kemiskinan masih jadi persoalan yang terus dicari solusinya di Jakarta. Ketidakpastian ekonomi global hingga korupsi turut berimbas pada kehidupan masyarakat. Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Bank Dunia alias World Bank (WB) menilai negara-negara berkembang di Asia Timur dan Pasifik harus menyiapkan diri dengan pelemahan ekonomi akibat penyebaran virus corona (COVID-19). Pandemi ini telah merusak rantai pasok produksi di China dan berdampak bagi ekonomi dunia.

Pandemi virus corona juga berdampak serius pada pengentasan kemiskinan. Dalam laporan itu memproyeksi akan bertambah 11 juta orang di kawasan Asia Timur dan Pasifik.

"Jika situasi ekonomi memburuk, dan skenario lebih rendah yang terjadi, maka jumlah penduduk miskin bertambah sekitar 11 juta orang," tulis laporan Bank Dunia yang dikutip detikcom, Selasa (31/3/2020).

Masih berdasarkan laporan ekonomi Bank Dunia untuk kawasan Asia Timur dan Pasifik, edisi April 2020, laju pertumbuhan ekonomi di negara-negara tersebut melambat menjadi 2,1% di tahun 2020, bahkan dalam skenario terburuknya bisa negatif 0,5%.

"Pertumbuhan negara berkembang di kawasan Asia Timur dan Pasifik untuk tahun 2020 diproyeksikan melambat menjadi 2,1% pada skenario baseline dan menjadi negatif 0,5 untuk skenario lebih rendah, dari perkiraan 5,8% pada 2019," tulisnya


Oleh karena itu, Bank Dunia memberikan enam rekomendasi kepada negara-negara berkembang di Asia Timur dan Pasifik untuk menyelamatkan ekonominya di tengah pandemi virus corona.

Bank Dunia menilai para negara berkembang termasuk Indonesia harus bertindak cepat, kooperatif, untuk mengatasi pelemahan ekonomi dunia. Sebanyak enam rekomendasi ini adalah:

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "2024, Jokowi Ingin Tak Ada Lagi Penduduk Sangat Miskin di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com