Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 01 Apr 2020 12:41 WIB

Peserta Kartu Pra Kerja Dapat 'Bekal' Rp 3.550.000

Trio Hamdani - detikFinance
kartu pra kerja Ilustrasi Kartu Pra Kerja/Foto: Fuad Hasim/Tim Infografis
Jakarta -

Pemerintah menambah anggaran Program Kartu Pra Kerja Rp 10 triliun menjadi Rp 20 triliun. Nilai manfaat yang diterima peserta akan meningkat.

Masing-masing bakal mendapatkan Rp 3.550.000 selama menjalani program tersebut.

"Manfaat yang diterima totalnya Rp 3.550.000 per peserta," kata Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers virtual, Rabu (1/4/2020).

Manfaat tersebut terdiri dari bantuan pelatihan sebesar Rp1.000.000, insentif penuntasan pelatihan sebesar Rp 600.000 per bulan selama empat bulan, dan insentif survei kebekerjaan sebesar Rp 150.000.


Program tersebut diberikan kepada pekerja yang mengalami penurunan pendapatan dan kehilangan pekerjaan, pelaku usaha yang mengalami kesulitan usaha, salah satunya yang disebabkan wabah virus Corona (Covid-19).

Adanya Kartu Pra Kerja diharapkan dapat meningkatkan daya beli dan mengurangi beban biaya hidup, dan membantu pekerja dan pelaku usaha yang terdampak Covid-19.

"Tujuannya untuk meningkatkan daya beli, mengurangi beban hidup bagi pekerja dan pelaku usaha yang terkena dampak Covid-19," sebutnya

Anggaran Rp 20 triliun yang dikucurkan tahun ini akan diberikan kepada 5.605.634 orang, dan peserta program per minggu paling banyak 164.872 orang.

Jenis pelatihan yang dapat dimanfaatkan dalam program tersebut di masa pandemi Covid-19 berbasis daring atau online. Pemerintah bekerja sama dengan Tokopedia, Bukalapak, Skill Academy by Ruangguru, MauBelajarApa, HarukaEdu, PijarMahir, Sekolah.mu dan Sisnaker.



Simak Video "Pendaftar Kartu Pra Kerja Tembus 8,4 Juta Orang"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com