Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 01 Apr 2020 14:14 WIB

Ekonomi AS Diramal Anjlok Sampai Minus 9% Gegara Corona

Soraya Novika - detikFinance
Pemerintah dan Senat AS Sepakati Paket Bantuan Darurat Corona 2 Triliun Dolar Foto: DW (News)
Jakarta -

Ekonom Goldman Sachs memprediksi pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) sepanjang kuartal I-2020 ini akan menyentuh minus 9% dan bakal terus turun hingga 34% di kuartal II-2020. Kondisi itu akan membuat lonjakan pengangguran terus terjadi di AS.

Menurut Ekonom di Goldman Sachs puncak pengangguran di AS akan terjadi pada pertengahan tahun ini yaitu naik hingga 15% dari angka pengangguran pekan lalu yang sebanyak 3,28 juta orang.

Kepala ekonom Moody's Analytics juga memprediksi hal serupa. Lonjakan angka pengangguran di AS akan kembali terjadi pekan ini hingga 4,5 juta orang, tertinggi dalam catatan sejarah AS bahkan dunia.

Untuk itu, Presiden AS Donald Trump diminta mempercepat peluncuran stimulus ekonomi yang sudah dijanji-janjikan sebelumnya. Tak hanya itu, stimulus lainnya juga wajib disiapkan dan digelontorkan secara cepat tanggap untuk menyelamatkan masyarakat sekaligus ekonomi AS secara menyeluruh.

Menurut para ekonom di AS, hanya stimulus ekonomi dari pemerintah yang mampu menyelamatkan hidup masyarakat AS saat ini. Lantaran, kondisi separah ini terjadi baru kali ini, dan para ekonom sendiri mengaku tak memiliki buku pedoman yang tepat untuk mencari jalan keluar dari permasalahan tersebut.

Meski sudah hancur-hancuran sejauh ini, mengutip CNN Business, ekonomi AS dimungkinkan akan kembali pulih memasuki pertengahan tahun atau kuartal III-2020 mendatang dengan kenaikan PDB riil hingga 19%. Asal, stimulus yang dijanjikan Trump bisa segera cair dan stimulus tambahan bisa segera dihadirkan.



Simak Video "2,4 Juta Petani Dijanjikan BLT Sebesar Rp 600 Ribu"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com