Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 02 Apr 2020 12:25 WIB

Gudang Tetap Buka, Bos Amazon Dikecam Parlemen dan Pekerja

Vadhia Lidyana - detikFinance
Jeff Bezos Foto: Associated Press
Jakarta -

Puluhan anggota parlemen New York beserta serikat pekerja Amazon mengecam CEO Jeff Bezos atas kurangnya perlindungan terhadap karyawan yang masih bekerja di tengah penyebaran virus corona (COVID-19).

Sebelumnya Amazon menyatakan telah berupaya menjaga kebersihan dan keamanan fasilitas warehouse atau gudang yang masih beroperasi serta memastikan karyawan telah mengikuti langkah pencegahan corona. Amazon juga mengatakan telah berkomunikasi dengan otoritas di bidang kesehatan dan ahli medis terkait sterilisasi gedung setelah satu karyawan dinyatakan positif corona.

Namun, baik 45 anggota parlemen New York dan serikat pekerja tersebut menilai hal itu hanyalah omongan belaka dari tim hubungan masyarakat (humas) Amazon. Hal itu disampaikan dalam sebuah surat kepada Jeff Bezos.

"Anda mengklaim telah mempraktikkan sterilisasi tempat kerja dan melindungi pegawai. Tapi ternyata masih banyak pegawai yang mengambil risiko untuk berunjuk rasa karena pernyataan humas tak sesuai dengan fakta di gudang-gudang Amazon. Pekerja Anda layak memperoleh perlindungan penuh sehingga mereka yakin tidak membawa virus corona pulang ke keluarga di rumah mereka," tulis surat tersebut seperti yang dilansir dari CNBC, Kamis (2/4/2020).

Namun, juru bicara Amazon membantah surat tersebut dan menilai tuduhan dalam surat itu tidak berdasar. Bahkan, menurutnya Amazon telah memberikan insentif kepada pekerja dan menerapkan protokol keselamatan di sejumlah fasilitas Amazon yang masih buka.

"Tidak ada yang lebih penting dari pada keselamatan tim kami. Sejak awal, kami telah berkoordinasi dengan otoritas kesehatan untuk merespons secara proaktif, memastikan kami terus melayani pelanggan sambil menjaga pekerja kami," kata juru bicara tersebut.

Setelah itu, anggota parlemen dan serikat pekerja menyuarakan penutupan gudang-gudang yang tetap beroperasi. Mereka juga meminta Amazon turun tangan demi mempercepat pemulihan seorang pekerja yang tengah di karantina, Chris Smalls. Pasalnya, Chris Smalls justru dipecat dari Amazon setelah ia memimpin kelompok yang protes soal kurangnya upaya pencegahan corona di perusahaan. Adapun alasan perusahaan memecat Chris, karena ia dinilai tak menerapkan social distancing selama masa karantina.

Walikota New York City Bill de Blasio juga mendesak Amazon untuk menarik kembali pemecatan atas Chris Smalls. Bill menegaskan, pihaknya akan memerintahkan Sheriff Kota New York untuk terus memeriksa fasilitas perusahaan di Staten Island terkait upaya pencegahan corona. Jaksa Agung negara bagian New York Letitia James juga mengutuk Amazon karena memecat Chris Smalls. Empat orang senator AS juga meminta Jeff Bezos untuk tetap mengupah pegawainya yang cuti karena sakit.



Simak Video "Pandemi Corona Bikin Harga Saham Amazon Selangit!"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com