Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 06 Apr 2020 14:29 WIB

Sri Mulyani Buka-bukaan Skenario Terburuk Ekonomi RI: Hanya Tumbuh 2,3%

Dana Aditiasari, Hendra Kusuma - detikFinance
Menkeu Sri Mulyani Indrawati melantik Kepala BKF dan Dirut LMAN Foto: Dok. Kementerian Keuangan
Jakarta -

Wabah virus corona diprediksi menggerogoti pertumbuhan ekonomi Indonesia. Dalam skenario yang terburuk, ekonom Indonesia bisa hanya tumbuh 2,3% saja dari prediksi awal tahun ini sekitar 5%.

"Skenario kita 2,3% ini dampak dari pertumbuhan ekonomi yang terjadi di kuartal II dan II dan mulai membaik di kuartal IV. Terlihat di sini dari sisi agregat demand konsumsi turun signifikan," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, Senin (6/4/2020).

"Investasi negatif dan ekspor negatif growth akan tetap kontraksi bahkan makin dalam. Impor juga. Sehingga kami perkiraan baseline kita di 2,3%," tambahnya.

Menurutnya, perlambatan pertumbuhan ekonomi ini akan terjadi di banyak negara, tidak hanya Indonesia. Indonesia yang awalnya memprediksi ekonomi bisa tumbuh 5% kini hanya di kisaran 2% saja gara-gara wabah corona.

Berikut proyeksi komponen pertumbuhan ekonomi di 2020 :
- Konsumsi Rumah Tangga: 3,2%
- PMTB atau Investasi: 1,3%
- Konsumsi Pemerintah: 6.8%
- Ekspor: -11,7%
- Impor: -13,5%
- Pertumbuhan Ekonomi 2020: 2,3%



Simak Video "Ditegur Jokowi, Ini Penjelasan Sri Mulyani Soal Defisit APBN Melebar"
[Gambas:Video 20detik]
(ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com