Bagaimana Pengusaha Bisa Bayar THR Karyawan di Tengah Corona?

Trio Hamdani - detikFinance
Selasa, 07 Apr 2020 08:00 WIB
Illustrasi Uang Rupiah dan Dollar
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Perusahaan yang bisnisnya dihantam pandemi virus corona kesulitan untuk membayar Tunjangan Hari Raya (THR) karyawannya. Menurut Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, pelaku industri mencari cara untuk memenuhi kewajiban tersebut.

Salah satu opsi yang disampaikan pengusaha kepada dirinya adalah membayar THR dengan berutang kepada perbankan yang bunganya rendah dan masa pembayarannya lebih panjang.

"Industri (mengusulkan) diberikan ruang ya untuk mendapatkan soft loan dari bank agar mereka bisa membayar THR kepada karyawannya. Yang dimaksud dengan soft loan tentu dengan bunga yang sangat rendah dan juga term of payment-nya yang cukup panjang," kata Agus dalam rapat kerja virtual dengan Komisi VI DPR RI, Senin (6/4/2020).

Agus menjelaskan pengusaha memiliki iktikad yang baik untuk membayar THR kepada karyawan di masa sulit ini. Oleh karena itu harapannya mereka bisa diberikan pinjaman dari bank yang tidak membebani mereka.

"Pesan yang kami dapat masih ada niat baik ya jiwa patriotis dari industri, niat baik dari mereka untuk tetap membayar THR kepada karyawannya walaupun mereka harus berutang kepada bank ya. Nah tentu ini nanti bisa kita lakukan verifikasi misalnya terhadap industri atau perusahaan-perusahaan yang cash flow-nya negatif," jelasnya.


Sedangkan opsi lainnya yang ditawarkan pengusaha adalah membayar THR dengan dicicil. Tentunya itu bisa dilakukan dengan kesepakatan antara pengusaha dan karyawan.

Pengusaha juga meminta sejumlah stimulus untuk memperpanjang napas bisnis mereka. Lanjut ke halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Menaker Ingatkan Perusahaan Bayar THR Karyawan"
[Gambas:Video 20detik]