Tips Atur Duit Biar Nggak Boncos Kalau THR Nggak Jadi Cair

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Selasa, 07 Apr 2020 16:39 WIB
Ilustrasi THR
Foto: Muhammad Ridho
Jakarta -

Pengusaha mengeluhkan soal pembayaran tunjangan hari raya (THR) di tengah wabah virus Corona. Sejumlah opsi pun bermunculan, mulai dari dibayarkan setengah atau bahkan tak dibayarkan sama sekali.

Perencana Keuangan dari Advisors Alliance Group Indonesia Andy Nugroho menilai agaknya tahun ini dengan atau tanpa THR tidak akan banyak mempengaruhi keuangan masyarakat saat hari raya.

"Bulan puasa sekarang kan isu yang hangatnya THR ya kemungkinan terburuk nggak dapat THR atau dapat setengah aja. Tapi kalau saya lihat dapat THR maupun nggak dapat, itu nggak akan jadi masalah," kata Andy kepada detikcom, Selasa (7/4/2020).

Andy beralasan, agaknya bulan puasa tahun ini akan banyak terjadi penghematan di kantong masyarakat. Dengan adanya wabah corona bahkan anjuran social distancing, tidak akan ada acara buka bersama yang biasanya dilakukan lebih dari sekali selama bulan puasa.

Menurutnya, terkadang acara-acara ini yang justru terasa membebani dompet masyarakat. Dengan tidak adanya buka bersama kemungkinan penghematan akan terjadi.

"Saya lihat kalau bulan puasa masih terjadi saat wabah kayaknya akan lebih hemat. Karena tren yang biasanya bulan puasa boros karena mungkin sering ikut buka puasa bersama, ada wabah jadi nggak ada. Jadi nggak akan kepotong banyak. Kita akan lebih hemat," kata Andy.

Belum lagi kalau wabah corona masih terjadi saat hari raya. Biasanya lebaran menghabiskan banyak uang untuk memasak, membeli kue, dan lain sebagainya, namun dengan adanya social distancing hal itu kemungkinan tidak terjadi. Uang pun bisa dihemat.

"Lalu kalau Lebaran masih ada wabahnya kita juga akan lebih hemat, karena kita nggak akan masak banyak nih. Karena kita nggak nunggu kedatangan banyak orang apalagi kalau masih PSBB ya," jelas Andy.



Simak Video "Menaker: Jika Ada Relaksasi Jamsostek, Perusahaan Wajib Bayar THR Karyawan"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)