Imbas Corona, Anak Usaha Lufthansa Tutup Permanen

Aulia Damayanti - detikFinance
Rabu, 08 Apr 2020 10:17 WIB
Aircrafts are parked on a runway at the airport in Frankfurt, Germany, Sunday, March 15, 2020. Due to the Coronavirus, Lufthansa had to cancel half of its flights. For most people, the new coronavirus causes only mild or moderate symptoms. For some, it can cause more severe illness, especially in older adults and people with existing health problems. (AP Photo/Michael Probst)
Foto: AP Photo
Jakarta -

Larangan penerbangan dan lockdown di beberapa wilayan guna mengurangi penyebaran virus Corona, mengancam maskapai di seluruh dunia diambang kebangkrutan.

Grup maskapai terbesar di Eropa, Lufthansa secara permanen menutup salah satu maskapainya di Jerman yaitu Germanwings.

Selain itu, dilansir dari CNN Bussines Rabu (8/4/2020) Lufthansa juga mengurangi armadanya dengan menonaktifkan 43 pesawat atau 6% dari total armadanya.

Pesawat yang akan dinonaktifkan secara permanen di antaranya 13 pesawat Airbus dan lima Boeing 747-400, serta 11 Airbus A320 dinonaktifkan sementara dari operasinya. Langkah ini mengurangi kapasitas di Lufthansa di hub Frankfurt dan Munich.


Selain Germanwings yang akan ditutup permanen, ada Eurowings yang akan menghentikan operasi 10 pesawat A320, serta diikuti Lufthansa Cityline, Austrian Airlines, Brussels Airlines, dan Swiss International Air Lines yang juga akan mengurangi armadanya.

Maskapai asal Jerman itu mengatakan sektor penerbangan butuh waktu bertahun-tahun untuk pulih dari krisis pandemi Corona ini.

Maskapai tersebut akan mengatur pembicaraan dengan serikat pekerja dan dewan pekerja untuk membahas bagaimana mempertahankan karyawan di saat di tengah pandemi Corona.



Simak Video "Sederet Maskapai Dunia yang Bangkrut Gara-gara Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(ang/ang)