Pegawai Bank BUMN Ramai-ramai Sisihkan Gaji Bantu Perangi Corona

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Rabu, 08 Apr 2020 11:03 WIB
Gedung Kementerian BUMN
Foto: Hendra Kusuma-detikFinance
Jakarta -

Para pegawai yang ada di dua bank BUMN menyisihkan gaji untuk membantu masyarakat yang terdampak COVID-19.

Misalnya pegawai PT Bank Mandiri Tbk tahap awal telah menyisihkan gaji dan memberikan donasi kepada 1.000 orang dengan nilai bantuan masing-masing Rp 750.000 per bulan.

Direktur Kepatuhan dan Sumber Daya Manusia Bank Mandiri Agus Dwi Handaya mengatakan, aksi penyisihan gaji lewat gerakan Mandirian Cinta Indonesia ini, merupakan kepedulian pegawai Bank Mandiri untuk membantu pemerintah agar masyarakat tetap dapat di rumah demi meminimalisir penyebaran Corona.

Pada gerakan ini, pegawai Bank Mandiri menyisihkan gaji bulanannya untuk membantu masyarakat yang terdampak selama 3 bulan. "

Nilai bantuan yang disalurkan nantinya sebesar Rp 750 ribu per orang dan akan diberikan melalui aplikasi LinkAja," kata Agus dalam siaran pers.

Adapun penerima bantuan dari gerakan Mandirian Cinta Indonesia ini adalah, kelompok masyarakat yang tidak memiliki pendapatan tetap bulanan dan kehilangan penghasilan.

Kelompok masyarakat tersebut antara lain tukang parkir, pengemudi kendaraan umum termasuk Angkutan kota, taksi, ojek/taksi online, pedagang kaki lima, tenaga harian lepas, pemulung dan pengangkut sampah yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia dengan prioritas di fokuskan di Jakarta karena menjadi pusat epidemi.

Selain Bank Mandiri, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) Bank BRI juga mengadakan penggalangan dana dari para insan BRILian dalam program "BRILian Fight COVID-19".



Corporate Secretary Bank BRI Amam Sukriyanto mengungkapkan bahwa program dimaksud dilakukan dalam rangka mengajak seluruh pekerja BRI berperan aktif untuk mendukung dan membantu pemerintah dalam menekan angka penularan COVID-19.

Hingga awal April 2020, program yang melibatkan 6.752 orang insan BRILian ini berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 1,5 miliar.

Dia menjelaskan program ini juga merupakan bagian dari culture transformation movement BRI.

"Kami mendorong para pekerja yang lebih dari 80% kalangan milenial ikut hadir dalam aksi peduli ini," kata Amam.

Penyaluran bantuan nantinya akan difokuskan bagi tenaga medis yang bertugas di lini depan penanganan COVID-19 berupa Alat Pelindung Diri (APD).

Selain itu, disalurkan kepada keluarga korban COVID-19 yang membutuhkan secara ekonomi serta para pekerja harian yang bekerja di sektor informal.

Sebagai tambahan, Bank BRI melalui program CSR BRI Peduli juga telah menyalurkan lebih dari 200 ribu masker, 5 ribu hand sanitizer, penyediaan sarana cuci tangan gratis di 467 Kantor Cabang BRI seluruh Indonesia, serta pemberian 1.000 Alat Pelindung Diri (APD) kepada tenaga kesehatan yang menangani korban covid-19 yang dilaksanakan pada akhir Maret 2020 lalu.

"Kami akan terus melanjutkan program ini. Ke depan, kami berharap akan semakin banyak kalangan muda yang ikut berpartisipasi menyisihkan rejekinya demi kepentingan kemanusiaan," tutup Amam.



Simak Video "Selain Rangkap Jabatan, ICW Juga Soroti Jumlah Komisaris di BUMN"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/eds)