Siasat Perkuat Bisnis UKM Saat Dihantam Wabah Corona

Anisa Indraini - detikFinance
Rabu, 08 Apr 2020 22:30 WIB
virus corona
Foto: Getty Images/iStockphoto/wildpixel
Jakarta -

Hampir semua pelaku bisnis terlebih usaha kecil dan menengah (UKM) terpukul akibat penyebaran virus Corona (COVID-19). Untuk itu, di tengah pandemi ini, para pelaku usaha harus melakukan berbagai strategi agar bisnisnya tetap berjalan.

Cutomer Retention Expert - TADA, Ryan Pasaribu berbagi sejumlah jurus untuk UKM agar bisa bertahan dalam menghadapi dampak virus Corona. Pertama, pelaku UKM harus membuat customer tidak akan berpaling dari produk lain.

"Kita harus bisa nge-lock customer kita. Ini momen yang sebenarnya sangat-sangat tepat buat kita ngunci eksisting-eksisting customer kita karena di momen-momen seperti ini mereka cenderung untuk stay, loyal," kata Ryan dalam telekonferensi Strategi UMKM Bertahan Di saat Krisis #MenyerahBukanPilihan, Rabu (8/4/2020).

Kedua, menerapkan pembayaran di muka (appront payment) untuk menjaga arus kas bisnis di tengah kondisi sulit sekarang ini.

"Oke store boleh tutup tapi tentunya biaya-biaya seperti gaji karyawan, listrik, pasti nggak bisa dihindari, harus tetap dibayar. Nah gimana caranya di saat seperti ini harus tetap bisa mendapatkan appront payment," sebutnya.

Ketiga, memikirkan bagaimana bisnis bisa mendapatkan pemasukan yang stabil.

"Itu yang namanya recurring revenue yaitu sebuah pendapatan yang masuknya konstan atau stabil setiap bulannya," ucapnya.



Simak Video "Gojek Kebanjiran 120 Ribu Mitra UMKM Baru saat Pandemi Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(das/das)