Jepang dan India Bakal Hibahkan 'Obat' Corona ke RI

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Senin, 13 Apr 2020 10:15 WIB
Pasien Corona lansia
Ilustrasi Pasien Corona
Jakarta -

Pemerintah Jepang dan India sepakat untuk meningkatkan kerja sama dengan Indonesia dalam rangka pengadaan obat-obatan yang dibutuhkan untuk penyembuhan pasien yang terpapar virus Corona.

KBRI Tokyo dan KBRI New Delhi telah melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait di Jepang dan India guna memfasilitasi realisasi kerja sama pengadaan obat-obatan dimaksud, baik dalam kerangka G to G maupun B to B.

Seperti yang telah disampaikan Menteri Luar Negeri Jepang Motegi Toshimitsu, Pemerintah Jepang berkomitmen untuk menghibahkan obat Avigan kepada sejumlah negara prioritas, termasuk Indonesia.

Selain itu, KBRI Tokyo juga telah memfasilitasi pembentukan kerja sama antara produsen obat Avigan Fujifilm dengan Kimia Farma, yang telah ditunjuk Kementerian BUMN untuk kerja sama pengadaan obat Avigan dari Jepang.

"Pengiriman fase 1 obat Avigan dari Jepang dalam kerangka G to G dan B to B tersebut diharapkan dapat terlaksana dalam bulan April ini," bunyi keterangan dari laman Setkab dikutip Senin (13/4/2020).

Untuk mendorong kerja sama bahan baku obat dengan India, Pemerintah Indonesia secara khusus membahas dukungan Pemerintah India tersebut dalam pembicaraan telepon dengan Menlu India, Subrahmanyam Jaishankar.

Kerja sama antara Kementerian Luar Negeri, Perwakilan RI di India, Badan POM dan Kementerian BUMN telah menjembatani pengadaan sejumlah obat dalam kerangka B to B dan memastikan pengiriman dapat dilaksanakan di tengah pembatasan pergerakan manusia dan barang.

Antara lain Dexa Medica (Indonesia) dengan IPCA Laboratories (India) untuk Chloroquine Phospate, IMEDCO (Indonesia) dengan Srini Pharmaceuticals dan Cadilla Healthcare (India) untuk Hydrochloroquine Sulphate (HCS), Indo Farma (Indonesia) dengan Mylan Laboratories dan Hetero Labs Limited (India) untuk Oseltamivir, dan Kimia Farma (Indonesia) dengan IPCA Laboratories (India) untuk Oseltamivir.



Simak Video "Tim Peneliti Australia Tengah Kembangkan Obat Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/ara)