Di Tengah Corona, 27.000 Karyawan Boeing Bakal Kembali Kerja

Trio Hamdani - detikFinance
Senin, 20 Apr 2020 10:18 WIB
Pabriknya Boeing Gede
Foto: Getty Images
Jakarta -

Boeing berencana memanggil 27.000 karyawannya di negara bagian Washington, Amerika Serikat (AS) untuk kembali bekerja pada minggu ini. Mereka akan diminta untuk memproduksi pesawat lagi setelah terhambat oleh pandemi virus Corona (COVID-19).

Dikutip dari CNN, Senin (20/4/2020), perusahaan mengatakan para pekerja akan kembali bekerja secara bertahap, mulai Senin ini. Sebagian besar harus kembali bekerja pada Jumat, 24 April. Boeing mengatakan akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi keselamatan mereka.

"Kesehatan dan keselamatan karyawan kami, keluarga dan komunitas mereka adalah prioritas bersama kami," kata Stan Deal, presiden dan CEO Boeing Commercial Airplanes dalam siaran pers.

"Pendekatan bertahap ini memastikan kami memiliki basis pasokan yang dapat diandalkan, peralatan pelindung pribadi kami sudah tersedia dan kami memiliki semua langkah keamanan yang diperlukan untuk melanjutkan pekerjaan penting bagi pelanggan kami," lanjut dia.

Boeing sebelumnya mengumumkan pada 23 Maret bahwa mereka menghentikan pekerjaan di negara bagian Washington setelah kematian seorang karyawan yang bekerja di pabrik Everett, Washington, akibat virus Corona.

Pada 2 April lalu, Boeing juga mengumumkan bahwa mereka menawarkan peningkatan manfaat pensiun untuk mendorong karyawannya meninggalkan perusahaan secara sukarela.

CEO Boeing Dave Calhoun mengatakan kepada karyawan, tawaran itu dibuat karena keyakinan bahwa butuh bertahun-tahun bagi industri penerbangan kembali pulih dari krisis saat ini.

Boeing melaporkan bahwa pelanggan membatalkan pesanan untuk 150 jet pada bulan Maret, dan 41 dibatalkan pada bulan Februari. Maskapai juga menunda tanggal pengiriman untuk jet yang mereka pesan.



Simak Video "Pasien Corona di Mamuju Kabur: Dijemput Petugas, Dilawan Keluarga!"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/eds)