Pabrik Bir 400 Tahun Tutup Gara-gara Corona

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Kamis, 23 Apr 2020 09:48 WIB
Pabrik bir bangkrut
Ilustrasi Pabrik Bir
Jakarta -

Salah satu pabrik bir asal Jerman, Werneck, berhenti beroperasi akibat tekanan pandemi COVID-19. Pabrik tersebut akan berhenti beroperasi total pada September mendatang. Ini artinya sekitar 15 pekerja akan kehilangan pekerjaan.

Manajer Pabrik Bir Weneck Christine Lang mengungkapkan pabrik ini menyisakan banyak kenangan untuk para pegawainya.

"Saya dan teman-teman pasti merindukan tempat ini. Kami seperti kehilangan sesuatu yang berharga," kata Lang dikutip dari euronews.com, Kamis (23/4/2020).

Dia mengungkapkan memang beberapa tahun belakangan mereka berjibaku melawan harga yang terus mengalami peningkatan.

Hingga pandemi datang, yang mengganggu bisnis festival hingga restoran yang menjadi mitra utama penjualan mereka dan memberikan tekanan tinggi untuk perusahaan.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Bir Jerman Holger Eichele menjelaskan Werneck bukanlah satu-satunya pabrik yang tutup akibat pandemi ini. Di Jerman sekarang hampir 80% pabrik bir tutup karena tak ada akses penjualan.

"Karena mereka menjual ke restoran, kemudian restorannya tutup selama berminggu-minggu dan belum jelas kapan restoran bisa dibuka lagi. Kapan festival bisa kembali digelar. Ini memang mengkhawatirkan dan kami tidak bisa bertahan sampai waktu yang tidak bisa ditentukan," jelas dia.

Memang negara berupaya membantu meringankan beban pabrik bir ini. Namun hanya sekitar 15.000. Menurut Eichele ini hanya seperti setetes air di lautan, karena pabrik bir sangat banyak.



Simak Video "Ada Kasus Baru COVID-19, Sekolah Tatap Muka di Sawahlunto Disetop"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/fdl)