Stok Beras Selama Puasa dan Lebaran di Tengah Corona Aman?

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Senin, 27 Apr 2020 02:00 WIB
Direktur Utama Perum Badan Usaha Logistik (Bulog), Budi Waseso mengungkapkan stok beras Bulog pada September 2019 mencapai 2,5 juta ton. Ia mengklaim jumlah tersebut cukup hingga tahun depan.
Ilustrasi/Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Bulan puasa tahun ini dijalankan dengan tak biasa. Ramadhan datang di kala virus Corona masih mewabah. Maka dari itu, stok pangan menjadi hal yang harus diperhatikan.

Lalu apakah stok pangan aman hingga lebaran?

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menegaskan bahwa stok beras akan aman selama wabah Corona. Setidaknya, hingga Mei neraca beras masih akan surplus berjuta-juta ton.

Dia menjelaskan setidaknya kalau dilihat dari tiga opsi mulai dari pesimis, moderat, hingga optimis jumlah stok beras nasional masih aman. Syahrul memperkirakan dengan opsi pesimis saja stok beras nasional masih menyisakan 6 juta ton hingga akhir Mei.

Syahrul menjelaskan stok beras dari Februari ke Mei 2020 masih ada sekitar 3,5 juta ton. Dengan opsi pesimis, dia mengatakan produksi beras sebesar 11,2 juta ton dan kebutuhan nasional 8,3 juta ton. Maka masih ada 6 juta ton di akhir Mei.

"Kalau opsi pesimis diperkirakan masih ada 6 juta sampai akhir Mei 2020. Bulan puasa dan idulfitri masih terkendali," ucap Syahrul dalam rilis video BNPB, Minggu (26/4/2020).

Sementara untuk opsi moderat dia mengatakan stok beras hingga akhir Mei sebesar 7 juta ton. Dengan asumsi produksi sebesar 11,9 juta ton, ditambah dengan stok 3,5 juta ton, dan perkiraan kebutuhan nasional 7,9 juta ton.

Lalu untuk opsi paling optimis Syahrul memprediksi stok beras masih ada 8 juta ton hingga Mei. Dengan asumsi 3,5 ton stok beras ditambah produksi beras sebesar 12,4 juta ton, dengan prediksi kebutuhan nasional di angka 7,6 juta ton.

"Stok yang ada dan produksi karena puncak panen malah tersedia 8 juta lebih sisanya, itu optimismenya," jelas Syahrul.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Menko Airlangga Pastikan Stok Beras Aman Sampai Akhir 2020"
[Gambas:Video 20detik]