50.000 Ton Gula Impor Banjiri RI Pertengahan Mei

Trio Hamdani - detikFinance
Rabu, 29 Apr 2020 13:34 WIB
Indonesia berencana melakukan impor gula sebanyak 381.000 ton.
Foto: Mindra Purnomo
Jakarta -

Pemerintah telah menerbitkan izin impor 50.000 ton gula kristal putih (GKP) atau gula konsumsi kepada Perum Bulog. Menurut Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, gula impor tersebut akan tiba di Indonesia pada pertengahan Mei 2020.

"Untuk gula GKP ini kita memang penugasan terhadap BUMN, diperkirakan masuk pertengahan Mei ini dan ini sedang proses," kata dia dalam konferensi pers virtual, Rabu (29/4/2020).

Namun Agus menjelaskan, masuknya gula impor akan berlangsung secara bertahap. Untuk tahap awal bisa tiba lebih cepat, yaitu di awal Mei.

"Bisa lebih awal, kemudian juga yang lainnya dalam proses. Semuanya masuk di bulan Mei ini dan mungkin minggu depan sudah mulai masuk bertahap mulai awal Mei ini," sebutnya.


Pihaknya pun akan mengawal pendistribusian komoditas tersebut ke masyarakat.

"Pendistribusiannya kita sudah ada kesepakatan dengan distributor ataupun asosiasi yang memang menangani ini. Kita pantau setiap hari bagaimana pendistribusiannya. Sekarang stok sudah mulai masuk dan kebutuhan yang dibutuhkan oleh provinsi, daerah, ini segera kita penuhi sesuai dengan (kebutuhan) daerah masing-masing," lanjutnya.

Agus pun menilai harga gula pasir sudah berangsur turun seiring terdistribusinya kebutuhan pangan tersebut.

"Memang tadi beberapa komoditas gula memang sedikit tinggi dan trennya sudah menurun karena distribusi ini sedang dalam pelaksanaan pengiriman dan sebagainya, memastikan di beberapa provinsi yang defisit defisit ini distribusinya lancar sehingga tidak ada defisit lagi," tambahnya.



Simak Video "Sebentar Lagi, Blak-blakan Menteri Perdagangan Agus Suparmanto"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/hns)