Penampakan Terkini Physical Distancing dalam Pesawat

Soraya Novika - detikFinance
Sabtu, 16 Mei 2020 11:15 WIB
Penampakan physical distancing di dalam pesawat
Foto: Dok. Lion Air Group
Jakarta -

Lion Air (kode penerbangan JT) dan Batik Air (kode penerbangan ID) member of Lion Air Group menginformasikan proses penanganan bagi calon penumpang yang akan diterbangkan (diberangkatkan) dari seluruh bandara, khususnya dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang (CGK) telah berjalan menurut standar operasional yang ditetapkan pada masa pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Lion Air Group dalam beberapa hari sebelumnya sampai waktu yang belum ditentukan telah menugaskan 15 personel staf atau petugas layanan darat (ground handling) untuk mengatur antrean calon penumpang. Kemudian, mengatur jarak antarcalon penumpang dan mengingatkan agar setiap calon penumpang mempersiapkan dokumen-dokumen perjalanan yang dibutuhkan sesuai ketentuan sebelum masuk pintu pemeriksaan pertama (security check point) di terminal keberangkatan bandar udara.

"Dengan demikian antrean menjadi lebih baik sehingga penerbangan dapat berjalan sebagaimana yang direncanakan serta keberangkatan menjadi tepat waktu," Danang Mandala Prihantoro Corporate Communications Strategic Lion Air Group dalam keterangan tertulis, Sabtu (16/5/2020).

Pelaksanaan penerbangan berjalan baik karena para pihak atau stakeholder telah bekerja sama dan melaksanakan fungsi masing-masing dengan baik. Hal ini diharapkan akan semakin membaik pada masa mendatang (berikutnya).


Lion Air Group akan terus meningkatkan kemampuan staf dan petugas ground handling dalam melakukan penanganan menurut standar operasional prosedur, terutama kemampuan dalam mencermati pengecekan dokumen-dokumen perjalanan sebagaimana berlaku pada masa pandemi Covid-19 ini. Dengan sinergitas bersama pihak lainnya, maka operasional selama masa pandemi Covid-19 bisa berjalan tepat, dengan harapan pelaksanaan penerbangan tetap mengutamakan unsur-unsur keselamatan, keamanan dan tidak menyebabkan penyebaran Covid-19.

Food

Klik halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2