Pemerintah Bakal Sosialisasikan Penarikan Pajak Netflix

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Rabu, 20 Mei 2020 19:40 WIB
TOKYO, JAPAN - SEPTEMBER 02:   A smart phone sits on display during the launch event for Netflix service in Japan at SoftBank Ginza store on September 2, 2015 in Tokyo, Japan. Netflix Inc. partnered with Japans SoftBank Group Corp. for the Japan launch of its video-streaming service on September 2, 2015.  (Photo by Ken Ishii/Getty Images)
Foto: GettyImages
Jakarta -

Pemerintah saat ini sedang memburu pajak Netflix sampai Zoom. Hal ini untuk membantu keuangan negara di tengah pandemi COVID-19.

Staf Ahli Bidang Kepatuhan Pajak Kementerian Keuangan Yon Arsal menjelaskan saat ini pemerintah juga sedang mengurus secara bertahap terkait pengenaan PPN melalui sistem elektronik (PMSE).

"Kita lihat dulu potensinya secara umum dan secara bertahap jalan satu-satu. Bahwa memang kan konsumsi barang dan jasa yang sudah kita kenal Netflix dan Zoom," kata Yon dalam konferensi pers virtual, Rabu (20/5/2020).

Dia mengungkapkan saat ini pemerintah juga akan melakukan sosialisasi dan menyiapkan materi yang diperlukan.

"Secara bertahap disosialisasikan, disiapkan materi yang diperlukan untuk platform ini agar pelaksanaan bisa lancar dan itu yang bisa saya sampaikan," ujarnya.

Dikutip detikcom, Rabu (1/4/2020), dijelaskan pada Pasal 6 Ayat 1, perlakuan perpajakan kegiatan perpajakan dalam kegiatan Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE) berupa (a) pengenaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas pemanfaatan barang kena pajak tidak berwujud dan/atau jasa kena pajak dari luar daerah pabean di dalam daerah pabean melalui PMSE.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Trump Kesal Netflix Kena Pajak di RI, Ini Kata Sri Mulyani"
[Gambas:Video 20detik]