Kemenhub Sebut SIKM buat Masuk Jakarta Susah Dibuat

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Rabu, 27 Mei 2020 15:14 WIB
Petugas gabungan mengukur suhu tubuh para pengendara yang melintas di Jalan Raya Narogong KM16, Kota Bekasi. Ini bagian dari Operasi Ketupat Jaya 2020.
Ilustrasi/Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengatakan bahwa kewajiban memiliki Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) untuk masuk ke Jakarta cukup sulit.

Menurut Direktur Lalu Lintas Jalan Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub Sigit Irfansyah pembuatan SIKM dinilai masih sangat sulit. Bahkan dia sempat mencobanya.

"SIKM menjadi isu. Sempat diskusi SIKM sempat susah apa nggak, saya nyoba eh susah, bagaimana prosesnya mungkin tidak semudah yang kita bayangkan. Bagaimana punya dokumen comply tapi susah akses," kata Sigit dalam diskusi online MTI, Rabu (27/5/2020).

Dia mengatakan server website pengurusan SIKM juga rawan mengalami gangguan. Pasalnya, SIKM memang diberikan per orang maka tiap orang harus mengurus sendiri langsung ke website.

"Orang yang mau ngurus banyak bisa down servernya. Jadi ini memang unik diberikannya per person, kalau di mobil ada lima ya lima SIKM," jelas Sigit.

Sigit menyarankan kalau bisa SIKM ini bisa didaftarkan per rombongan, sehingga pendaftarannya bisa efektif.

"Pada hari Senin kemarin info dari pak Kadishub itu ada 200 ribu orang melihat ke website, belum mengurus. New normal mungkin SIKM mungkin gelondongan, satu rombongan kantor misalnya," kata Sigit.



Simak Video "Tanpa SIKM, 488 Kendaraan Putar Balik di Tol Cikampek"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)