New Normal, Jasa Marga Hapus Sementara Top Up Tunai di Gerbang Tol

Soraya Novika - detikFinance
Rabu, 27 Mei 2020 18:45 WIB
Petugas melayani pengendara untuk melakukan pengisian e-money di Pintu Tol Meruya Utara 3, Jakarta, Jumat (27/10/2017). Pengendara hanya cukup lapor kepada petugas untuk melakukan pengisian e-money, lalu petugas akan membantu untuk melakukan pengisian. Grandyos Zafna/detikcom
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

PT Jasa Marga Tbk berencana menghilangkan sementara fasilitas top-up tunai di seluruh gerbang tol saat skenario new normal resmi dijalankan. Kebijakan ini dilakukan selain untuk mencegah penyebaran COVID-19 sekaligus untuk memperkuat model bisnis secara digital.

"Channel isi ulang di jalan tol sudah tak ada dan rencananya kami bakal tetap meniadakan proses isi ulang tunai di jalan tol. Jadi di sisi kanan (gerbang tol) sudah tak ada lagi mesin top up," ujar Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga, Dwimawan Heru dalam telekonferensi, Rabu (27/5/2020).

Heru menjelaskan peniadaan isi ulang tunai di gerbang tol tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya untuk mencegah berkumpulnya orang. Selain itu, upaya ini juga sebagai salah satu bentuk protokol keamanan transaksi di tengah pandemi.

Ke depan rest area juga tidak diizinkan lagi menjadi tempat istirahat. Meski demikian bukan berarti pengguna jalan tidak boleh berkunjung lagi. Menurutnya, akan ada kebijakan physical distancing, mengurangi kursi Pujasera dan maksimal berada di lokasi selama 30 menit saja.

"Rest area ke depan bukan tempat kongkow-kongkow lagi, orang-orang hanya boleh masuk ke lokasi untuk beli sesuatu dan tinggalkan rest area dengan cepat," tambahnya.

Jasa Marga juga menyiapkan aplikasi agar pengguna jalan dapat dengan mudah mendapatkan makanan atau kebutuhan lain dari rest area tersebut tanpa antri panjang.

"Kami juga membuat mobile aplikasi agar dari dekat rest area penumpang sudah bisa pesan makanan atau yang lain lalu nanti tinggal diambil aja pesanannya," tandasnya.



Simak Video " Ini Aturan New Normal bagi Karyawan"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)