Menanti Pembukaan Pendaftaran Kartu Pra Kerja Gelombang ke-4

Hendra Kusuma - detikFinance
Kamis, 28 Mei 2020 17:30 WIB
kartu pra kerja
Foto: Luthfy Syahban/Tim Infografis
Jakarta -

Para calon peserta Kartu Pra Kerja harap bersabar lantaran Project Management Officer (PMO/manajemen pelaksana) belum membuka pendaftaran gelombang keempat hingga saat ini.

Hal itu diungkapkan Direktur Kemitraan dan Komunikasi PMO Kartu Pra Kerja, Panji Winanteya Ruky saat dihubungi detikcom, Jakarta, Selasa (26/5/2020).

"Belum dibuka," tegas Panji.

Alasan belum dibukanya pendaftaran gelombang keempat, kata Panji, dikarenakan PMO masih melakukan evaluasi pelaksanaan gelombang pertama, kedua, dan ketiga. Menurut dia, pengumuman akan disampaikan usai proses evaluasi.

"Komite saat ini sedang mengevaluasi kebijakan dan pelaksanaan dari gelombang 1-3 berdasarkan masukan dan pertimbangan dari lembaga pengawas pemerintah," jelasnya.

"Nanti saya akan umumkan jika Komite sudah putuskan," tambahnya.

Meski demikian, Panji menegaskan pendaftaran awal calon peserta melalui situs prakerja.go.id tetap dibuka. Pendaftaran ini hanya sebatas syarat awal bagi masyarakat yang ingin bergabung dalam program Kartu Pra Kerja.

Setelah berhasil lolos verifikasi, setiap individu akan memiliki akun yang nantinya bisa memilih untuk bergabung pada gelombang keempat dengan catatan pemerintah sudah mengumumkan pembukaan gelombang keempat.

"Gabung gelombang keempatnya belum dibuka, masih ditutup, nanti di dashboard ada fitur gabung gelombang, itu yang masih kita tutup. Kalau pendaftaran dibuka terus," ungkapnya.

Sebagai informasi ada 1,7 juta orang korban pemutusan hubungan kerja (PHK) yang masuk dalam data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) selama pandemi COVID-19. Rencananya seluruh korban PHK ini rencananya menjadi prioritas peserta Kartu Pra Kerja gelombang keempat.

Berdasarkan data Kemnaker per 1 Mei 2020, setidaknya ada sekitar 1.722.958 karyawan yang terkena PHK. Untuk, pemerintah mendorong 1,7 juta orang ini mendaftar program Kartu Pra Kerja.

Dapat diketahui, jumlah peserta gelombang pertama sampai ketiga totalnya 680.922 orang, di mana pada gelombang pertama terdata 168.111 orang yang 161.512 di antaranya adalah korban PHK.

Sedangkan jumlah peserta gelombang kedua ada sebanyak 288.154 orang, di mana 132.642 orang di antaranya korban PHK. Selanjutnya jumlah peserta gelombang ketiga ada 224.657 orang, yang 98.184 di antaranya adalah korban PHK.



Simak Video "Pendaftar Kartu Pra Kerja Tembus 8,4 Juta Orang"
[Gambas:Video 20detik]
(hek/eds)