Ingat! Hanya Setoran Pelunasan Dana Haji yang Bisa Ditarik

Vadhia Lidyana - detikFinance
Jumat, 05 Jun 2020 18:35 WIB
Kantor Kementerian Agama / Kemenag
Foto: Dok. Kemenag
Jakarta -

Pelaksanaan ibadah haji tahun 2020 resmi ditiadakan karena virus Corona (COVID-19). Bagi calon jemaah yang seharusnya berangkat di tahun 2020 ini bisa mengajukan penarikan dana ke Kementerian Agama (Kemenag).

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag Nizar Ali menegaskan, calon jemaah hanya bisa menarik setoran pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (BIPIH), sehingga setoran awal jemaah tak bisa ditarik.

"Jadi yang dikembalikan adalah pelunasannya. Sementara setor awalan yang jadi nilai porsi haji tentu tidak bisa dilakukan," kata Nizar dalam webinar Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN), Jumat (5/6/2020).

Kebijakan ini ditetapkan agar jemaah yang batal berangkat tetap memiliki nomor urutan atau porsi untuk pemberangkatan di tahun 2021. Kemenag sendiri sudah menegaskan, jemaah yang gagal berangkat di tahun ini dipastikan berangkat di tahun 2021.

"Yang bisa ditarik adalah pelunasan yang jadi selisih antara biaya perjalan ibadah haji dengan setoran awal. Jadi antara Aceh dengan Makassar tentu berbeda. Aceh sekitar Rp 6 jutaan, di sana sampai Rp 15-16 juta dalam konteks ini," paparnya.

Lantas, bagaimana cara menarik setoran pelunasan tersebut? Berlanjut di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Pemberangkatan Haji Ditunda, Calon Jemaah Ini Hanya Pasrah dan Ikhlas"
[Gambas:Video 20detik]