Sederet Jurus Operator Bandara Bertahan di Tengah Corona

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Sabtu, 13 Jun 2020 22:54 WIB
Pandemi global COVID-19 membawa perubahan di sektor penerbangan dunia termasuk juga di Indonesia. Di Indonesia, stakeholder penerbangan nasional merespons pandemi dengan melakukan adaptasi supaya operasional penerbangan khususnya tetap terjaga. Berikut kebiasaan baru penumpang pesawat dan pengunjung di bandara-bandara PT Angkasa Pura II.
Foto: Istimewa/PT Angkasa Pura II: Suasana di Bandara yg dikelola AP II
Jakarta -

Penerbangan berkurang signifikan pada pandemi global COVID-19, di mana hal ini berdampak bagi industri penerbangan. Meski begitu konektivitas udara tetap perlu dijaga untuk mempercepat penanganan COVID-19.

Sejalan dengan itu PT Angkasa Pura II (Persero) hingga saat ini tetap mengoperasikan 19 bandara untuk melayani penerbangan. President Director PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan perseroan menekan biaya operasional, memangkas belanja modal (capital expenditure/capex) dan memperketat manajemen arus kas (cash flow management).

Tiga program tersebut merupakan bagian dari upaya mempertahankan kelangsungan bisnis (business survival) yang dijalankan sejak Maret 2020 atau saat pandemi ditetapkan, supaya konektivitas udara Indonesia tetap terjaga.

"Fokus di dalam business survival itu adalah memperhitungkan pengeluaran dengan ketat melalui program Cost Leadership; lalu memangkas capex; serta memperketat cash flow management," ujar Muhammad Awaluddin dalam keterangan tertulis, Sabtu (13/6/2020).

Klik halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4 5


Simak Video "Eks Direktur PT. INTI Dituntut 3 Tahun Penjara"
[Gambas:Video 20detik]