Siap-siap! Hutama Karya Segera Rampingkan Lini Bisnis

Vadhia Lidyana - detikFinance
Rabu, 24 Jun 2020 16:11 WIB
Public Expose Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi PT. Hutama Karya

(kiri ke kanan) Direktur Utama Jalan Tol PT. Hutama Karya Bambang Pramusinto, Direktur Utama  PT. Hutama Karya I Gusti Ngurah Putra dan Direktur Keuangan  PT. Hutama Karya Anis Anjayani menjawab pertanyaan wartawan sesaat setelah berlangsungnya Due Dilligence Meeting & Public Expose Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi I di Jakarta, Rabu (16/11/2016). PT Hutama Karya (Persero) melangsungkan acara Due Dilligence Meeting & Public Expose Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi I Hutama Karya Tahun 2016 dalam rangka mendukung pendanaan untuk pembangunan Jalan Tol Trans-Sumatera. Grandyos Zafna/detikcom
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Direktur Utama PT Hutama Karya (Persero) Budi Harto yang baru dilantik pada 5 Juni 2020 lalu berencana untuk merampingkan anak perusahaan. Perampingan anak usaha ini salah satunya dilakukan dengan penggabungan atau merger.

"Bukan dibubarkan, tapi ditata. Ada yang di-merger, ada yang tidak," ungkap Budi usai menghadiri rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI, Jakarta, Rabu (24/6/2020).

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri BUMN Erick Thohir agar anak-anak perusahaan BUMN bisa ditertibkan, sehingga fokus pada bisnis utamanya.

Meski begitu, Budi masih enggan mengungkapkan anak perusahaan mana saja yang akan dimerger dan berapa jumlahnya.

"Belum, nanti kalau sudah (di-merger) saya sampaikan. Kalau sekarang disampaikan, anak buah saya yang mengelola nanti bingung," kata Budi.

Mengutip laman resminya, Hutama Karya memiliki 5 anak dan cucu perusahaan antara lain PT HK Realtindo, PT Hakaaston, PT HK Infrastruktur, Bhirawa Steel, dan PT Nusa Pratama Property.



Simak Video "Segera Hadir Penghubung Jalan Baru di Aceh"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)