4 Biang Kerok Peserta Kartu Pra Kerja Belum Dapat Insentif

Anisa Indraini - detikFinance
Selasa, 14 Jul 2020 07:00 WIB
Ilustrasi Kartu Pra Kerja
Foto: Ilustrasi Kartu Pra Kerja (Tim Infografis: Luthfy Syahban)

3. E-Wallet Belum Di-Upgrade

Pastikan e-wallet yang menjadi tempat untuk pengiriman insentif Kartu Pra Kerja masih aktif. Selain harus aktif, pastikan juga e-wallet harus sudah di-upgrade.

"Mungkin dari rekan-rekan pemerhati sektor keuangan atau fintech tahu istilah KYC (know your customer) untuk memastikan bahwa itu betul-betul Anda bukan orang lain karena ini verifikasinya secara digital. Tapi kalau rekan-rekan membuka rekeningnya adalah bank, maka rekan-rekan tidak perlu menggunakan e-KYC karena teman-teman langsung datang membawa diri sendiri dan NIK-nya," sebutnya.

4.Ganti Nomor HP

Nomor handphone (HP) Anda mungkin sudah berganti ketika mendaftar Kartu Pra Kerja. Seharusnya selama mendaftar sebagai peserta Kartu Pra Kerja tidak boleh berganti nomor sampai 6 bulan ke depan.

"Jadi nomor HP-nya sama dengan nomor HP ketika mendaftar dan pastikan nomor HP ini jangan berubah sampai 6 bulan ke depan karena insentifnya ditransfer selama 4 bulan berturut-turut dan masih ada survei yang dilakukan sampai 6 bulan ke depan," tandasnya.

Halaman


Simak Video "Pendaftar Kartu Pra Kerja Tembus 8,4 Juta Orang"
[Gambas:Video 20detik]

(ara/ara)