Pegawai Garuda yang Pensiun Dini Bertambah Jadi 400 Orang

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Selasa, 14 Jul 2020 12:17 WIB
PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) datangkan pesawat Boeing 777-300ER untuk melayani penerbangan haji mulai Agustus 2015. Hari ini maskapai pelat merah itu menerima B777-300ER ketujuhnya di Hanggar 2 Garuda Maintenance Facilities (GMF), kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng. Rachman Haryanto/detikcom.
Garuda Indonesia/Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Manajemen PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk mengambil sejumlah kebijakan karena terkena dampak virus Corona. Perusahaan menawarkan pensiun dini kepada pegawai yang usianya di atas 45 tahun.

Karyawan yang menerima tawaran pensiun dini hampir 400 orang atau lebih tinggi dari yang disebutkan sebelumnya 300 pegawai.

"Kita menawarkan pensiuan dini usia yang dari aturan dibolehkan untuk usia di atas 45 tahun dan sampai saat ini sudah hampir 400 orang yang bersedia, sukarela pensiun dini tersebut," kata Direktur Utama Garuda Irfan Setiaputra di Komisi VI DPR RI, Jakarta, Selasa (14/7/2020).

Garuda juga mempercepat masa kontrak pilot dengan status perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT).

"Kita melakukan percepatan kontrak terhadap penerbang atau pilot kontrak PKWT kita selesaikan secara lebih dini, kita bayarkan hak-haknya ini sekitar 135 orang," ujarnya.

Garuda Indonesia juga menawarkan cuti di luar tanggungan (unpaid leave) kepada 800 karyawan PKWT.

"Kami ingin sampaikan kepada bapak-bapak pimpinan Komisi VI bahwa sekitar 800 pegawai PKWT kita tawarkan dan mereka menerima dengan status unpaid leave," ujarnya.

ipad pro


Simak Video "Garuda Tawarkan Pensiun Dini untuk Karyawannya"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/ara)