RI Gandeng Kanada untuk Dongkrak Investasi Daerah

Hendra Kusuma - detikFinance
Kamis, 23 Jul 2020 16:55 WIB
Investasi properti
Foto: shutterstock
Jakarta -

Pemerintah memastikan sebanyak 18 kabupaten di RI dapat dukungan investasi dari Kanada. Hal tersebut terlaksana karena ada kerjasama antara Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) dengan The National Support for Local Investment Climate/National Support for Enhancing Local and Regional Economic Development (NSLIC/NSELRED).

Pemerintah melalui Bappenas bekerja sama dengan pemerintah Kanada untuk melaksanakan program inovasi responsif (RIF) tahap kedua. Nantinya, NSLIC/NSELRED menyediakan dukungan pengembangan kapasitas untuk meningkatkan iklim investasi dan pengembangan ekonomi daerah di tingkat nasional.

Deputi Pembangunan Daerah Bappenas, Rudy Soeprihadi Prawiradinata mengatakan ada sebanyak 28 kabupaten/kota terpilih di Indonesia. Di antara 28 kabupaten/kota, 18 dimasukkan dalam Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional (KPPN) sebagaimana dinyatakan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 dan 2020-2024.

"Ke-18 daerah ini didukung melalui RIF, yaitu skema hibah dalam Proyek NSLIC/NSELRED," katanya dalam keterangan resmi yang dikutip, Kamis (23/7/2020).

RIF bertujuan untuk memperkuat dan mengkoordinasikan dukungan nasional untuk pengembangan ekonomi lokal yang inovatif. Inovasi tersebut diupayakan dalam bentuk pengembangan proses produksi yang lebih efisien; metode baru untuk pemberian layanan; berbagi sumber daya dengan kabupaten lain untuk meningkatkan efisiensi, atau penggunaan alat dan teknologi untuk membantu mengatasi jarak dan hambatan lainnya.

Rudy mengatakan agenda pembangunan nasional yang dinyatakan dalam RPJMN 2020-2024 menekankan pentingnya kebijakan, program, dan kegiatan yang nyata dan terukur untuk mendorong percepatan pembangunan perdesaan dan daerah.

"Pembangunan ekonomi daerah adalah pilar utama kinerja perekonomian nasional. Sejalan dengan tujuan ini, Pemerintah daerah dipandang mampu melakukan berbagai inovasi pembangunan ekonomi jika didukung dengan dukungan teknis dan instrumen yang tepat," ujarnya.

Buka halaman selanjutnya>>>

Selanjutnya
Halaman
1 2 3