Perusahaan Mainan Ini Ketiban Untung saat Pandemi

Aulia Damayanti - detikFinance
Jumat, 24 Jul 2020 13:56 WIB
Adorable blonde toddler building pyramid using hoops around lots of toys at kindergarten
Foto: Getty Images/iStockphoto/AaronAmat
Jakarta -

Perusahaan mainan terbesar asal Amerika Serikat Mattel Inc ketiban untung di kuartal-II tahun ini. Keuntungan didapat karena tingginya daya beli boneka Barbie dan Uno untuk anak-anak selama masa karantina pandemi virus Corona.

Penjualan kotor Mattel di Amerika Utara naik 3% pada kuartal-II. Hal ini didorong oleh peningkatan permintaan untuk berbagai mainan, dari Barbie, Uno, dan mainan mewah Baby Yoda.

Secara total penjualan kotor Mattel meningkat 7% menjadi US$ 199,3 juta setara Rp 2,9 triliun (kurs Rp 14.500). Chief Executive Officer Mattel Ynon Kreiz mengatakan bahwa saham Mattel naik sekitar 4% di perdagangan.

Dikutip dari Reuters, Jumat (24/7/2020) pihak Mattel memperkirakan pendapatannya akan terus meningkat beberapa bulan ke depan. Pasalnya meningkatnya kasus virus Corona di AS membuat anak-anak tetap di rumah karena sekolah-sekolah memberlakukan belajar dari rumah.

Meskipun menuai keuntungan di masa pandemi. Penjualan bersih Mattel tercatat turun hampir 15% menjadi US$ 732,1 juta (Rp 10 triliun). Hal ini diakibatkan menurunnya daya beli dari pada luar negeri.

Kerugian bersih melebar tipis dengan nilai US$ 109,2 juta (Rp 1,59 triliun) di kuartal-II, dari US$ 108 juta (Rp 1,58 triliun) di tahun lalu.



Simak Video "Seni Kria Mainan Barongsai dari Kertas, Temanggung"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)