Segini Hitungan Ongkos Internet Saat 45 Juta Murid Belajar di Rumah

Hendra Kusuma - detikFinance
Senin, 27 Jul 2020 15:35 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Selama pandemi Corona banyak sekolah di Indonesia yang menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Cara ini dinilai agar proses pembelajaran tetap berlangsung. Namun, di balik keputusan tersebut membuat penggunaan kuota internet semakin besar, biaya yang dikeluarkan pun tidak sedikit.

Pembelian kuota internet ini menjadi masalah baru bagi para murid. Sebab, tidak semua murid sekolah di tanah air dalam kondisi perekonomian yang mampu. Untuk mengetahui berapa banyak dana kuota internet yang dibutuhkan?

detikcom pun mencoba membuat simulasi perhitungan kebutuhan belanja kuota internet untuk seluruh murid dari SD, SMP, SMA, dan SMK. Berdasarkan data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang dikutip, Senin (27/7/2020) jumlah sekolahnya tercatat sebanyak 241.409 di seluruh Indonesia termasuk negeri dan swasta. Dari jumlah tersebut, terdapat sekitar 45.299.906 murid yang berasal dari SD, SMP, SMA, dan SMK pada periode pembelajaran tahun 2017/2018.

Jika diasumsikan satu orang murid membutuhkan Rp 100.000 per bulan untuk pembelian kuota internet, maka total belanja seluruh siswa yang ada sekitar Rp 4,52 triliun per bulan.

Tingginya pengeluaran belanja kuota internet itu dinilai harus dicarikan solusi oleh pemerintah, salah satu solusi yang diusulkan adalah subsidi kuota internet.

Bantuan pemerintah diperlukan tidak hanya karena biaya belanja kuota internet yang tinggi, pelaksanaan PJJ juga menuai banyak masalah di lapangan khususnya bagi daerah yang belum memiliki akses listrik dan internet.

Bagaimana tanggapan Kemenhub? Buka halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2