Penjualan Turun, McDonald's Bakal Tutup Ratusan Toko

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Rabu, 29 Jul 2020 16:21 WIB
Pelayan McDonalds Penipuan Harga STC Senayan
Foto: Twitter @jjprofileid
Jakarta -

McDonald's Corp mencatatkan penurunan pendapatan periode semester I tahun ini. Hal ini disebabkan penutupan dan pembatasan operasional restoran saat pandemi COVID-19. Karena hal ini juga, McDonald akan menutup ratusan tokonya.

Saham McDonald's juga merosot hingga 2,5%, penjualan secara global turun hingga 23,9%. Hal ini seiring dengan penurunan pendapatan gerai Inggris, Prancis dan Amerika Latin.

Untuk McD di Amerika Serikat (AS) mengalami penurunan penjualan hingga 8,7%. Hal ini karena operasional hanya melalui drive thru dan pengiriman Mc Delivery.'

Dalam pertemuan investor, mengaku khawatir dan memproyeksi penjualan Juli ini harus lebih baik dibandingkan bulan sebelumnya karena penjualan di AS sudah mulai meningkat.

"Kami berupaya untuk menyesuaikan operasinal kami dengan new normal ini," kata Chief Executive Officer Chris Kempczinski, dikutip dari Reuters, Rabu (29/7/2020).

Dia menyebut saat ini restoran berupaya keras untuk berubah dengan protokol baru sesuai dengan krisis kesehatan yang terjadi saat ini. Kemudian McDonald's juga berupaya untuk menyederhanakan menu agar bisa didistribusikan melalui pesanan online sampai drive thru.

Ketika lockdown dilonggarkan, penjualan McD mulai meningkat dan kerugian diproyeksi akan berkurang. McDonald's juga telah melakukan efisiensi pegawai dan segera melakukan promosi produk melalui media digital. Sementara itu dikutip dari NBC, McDonald's memperkirakan ada sekitar 200 toko di sejumlah lokasi yang akan ditutup.



Simak Video "Warga Ramai-ramai Lihat McD Sarinah Ditutup, Netizen Geram"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/fdl)