3 Fakta Unik Orang RI Borong Brompton dari Banyak Negara

Herdi Alif Alhikam - detikFinance
Rabu, 29 Jul 2020 18:00 WIB
Turin, Italy - October 10, 2018: The Brompton Black Special Edition completely folded in Turin. Brompton bikes are quite popular between commuters due to the fact that they can be easily folded and stored on public transports.
The picture was taken in the city of Turin in the surroundings of the station. The bike is folded because the owner is about to carry it on a train. This is the smaller possible fording configuration for the Brompton.
Foto: Getty Images/egadolfo
Jakarta -

Demam bersepeda yang melanda Indonesia menjadi fenomena baru di tengah pandemi Corona. Tak hanya sepeda kelas murahan, banyak yang berlomba membeli sepeda bermerek dengan harga selangit demi pamer gengsi. Salah satunya sepeda Brompton.

Saking ingin pamer gengsi, sempat viral di media sosial orang Indonesia disebut ramai-ramai borong sepeda Brompton di luar negeri.

Berikut ini 3 fakta unik soal fenomena borong Brompton ini.

1. Borong Brompton di Tengah Pandemi
Dari cuitan akun Twitter @kismin666oys, terlihat tangkapan layar menyebut sepeda Brompton ludes diborong di toko-toko sepeda Jerman.

"Beli Brompton online di semua toko di Jerman ditutup. Karena banyak orang +62 yang borong," tulis keterangan dalam foto yang diunggah akun @kismin666oys, dilihat detikcom pada Selasa (28/7/2020).

Akun ini juga mengunggah sebuah tangkapan layar mengenai curhatan orang asing di media sosial. Orang itu curhat terheran-heran mengenai apa yang terjadi di Indonesia. Pasalnya, menurut dia banyak orang Indonesia saat ini sedang berburu Brompton ke seluruh belahan dunia, termasuk di negara tempat tinggalnya.

"Apakah di sini ada orang Indonesia? Aku penasaran dengan apa yang terjadi di negaramu? Kenapa kalian mencoba memborong setiap Brompton dari banyak negara di dunia dan membayar dengan harga yang gila? Apakah kalian tidak keberatan membagikan beberapa cerita dari sana," bunyi kutipan curhatan orang asing tersebut.

Sebagai catatan, dia menambahkan sebetulnya dia tidak keberatan dengan gerakan borong Brompton ini. Bahkan hal ini menguntungkan untuknya, dia bercerita, sepeda Brompton Explore-nya sendiri baru saja laku terjual US$ 4 ribu atau sekitar Rp 58 juta (dalam kurs Rp 14.500).

Dia juga bercerita kenalannya sedang mencari 15 Brompton baru untuk diboyong ke Indonesia. Demi uang semua tak masalah untuknya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "Maling Sepeda Mewah di Bintaro Diciduk Polisi"
[Gambas:Video 20detik]