Salip Samsung, Huawei Kini Smartphone Nomor 1 di Dunia

Aulia Damayanti - detikFinance
Kamis, 30 Jul 2020 13:33 WIB
Huawei dituding pemerintah Trump disokong oleh militer China
Foto: BBC World
Jakarta -

Huawei pertama kalinya menjadi smartphone terbesar di dunia pada kuartal-II 2020. Hal ini disebabkan mayoritas penjualannya melonjak di China.

Huawei menjual lebih dari 70% smartphone di daratan China pada kuartal-II. Sementara itu, pengiriman smartphone di pasar internasional anjlok 27% YoY di kuartal April hingga Juni.

Mengutip CNBC, Kamis (30/7/2020) jumlah penduduk China yang besar membuat penjualannya di China sendiri saja melesat signifikan. Hal ini mendorong kesuksesan perusahaan merebut jumlah pangsa pasar global.

Menurut Canalys, smartphone Huawei telah terjual sebanyak 55,8 juta perangkat. Meskipun angka itu turun 5% year on year (yoy), jika dibandingkan dengan penjualan Samsung, Huawei lebih unggul. Pada periode yang sama Samsung menjual 53,7 juta perangkat, 30% lebih rendah dari tahun lalu.

Namun, analisis dari Canalys Mo Jia memperkirakan bahwa kekuatan Huawei tidak akan bertahan lama. Dia mengungkap jika hanya mengandalkan penjualan di China tidak akan cukup menopang Huawei secara global selanjutnya.

"Akan sulit bagi Huawei untuk mempertahankan keunggulannya dalam jangka panjang. Kekuatan di China saja tidak akan cukup untuk menopang Huawei di puncak begitu ekonomi global mulai pulih," kata Mo Jia.

Jika diingat bahwa Huawei sempat ditempatkan menjadi daftar hitam yang dilarang di AS. Itu artinya Huawei tidak dapat mengakses Google Android. Hal itu mungkin bukan masalah untuk warga China yang tak terbiasa dengan akses itu Namun, untuk pangsa pasar internasional yang terbiasa dengan akses Google, akan sulit bagi Huawei bersaing di dunia internasional.

Terlebih China menghadapi tekanan dari perang dagang China vs AS. Aturan baru yang dilayangkan Mei lalu mengharuskan produsen asing untuk menggunakan chip buatan AS jika ingin mendapatkan lisensi di pasar AS.



Simak Video "Samsung Rilis Monitor Lengkung dengan Teknologi Pertama di Dunia"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)