Mudik Idul Adha Tak Dilarang, Penumpang KA Jarak Jauh Naik 2x Lipat

Soraya Novika - detikFinance
Jumat, 31 Jul 2020 13:15 WIB
Petugas memeriksa kelengkapan dokumen calon penumpang Kereta Api (KA) di Stasiun KA Madiun, Jawa Timur, Rabu (8/7/2020). Pemkot Madiun bersama Polres Madiun Kota dan PT KAI Daerah Operasi 7 Madiun meluncurkan Stasiun Tangguh Semeru Covid-19 Stasiun Tangguh Semeru yang beroperasi dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/Siswowidodo/foc.
Foto: ANTARA FOTO/SISWOWIDODO
Jakarta -

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi tidak melarang mudik pada periode hari raya Idul Adha tahun ini. Kondisi itu rupanya berdampak pada peningkatan jumlah penumpang kereta.

Sepanjang minggu ini atau menjelang Idul Adha 1441 Hijriah, penumpang Kereta Api (KA) Jarak Jauh mengalami peningkatan hingga 2 kali lipat dibanding jumlah penumpang pekan sebelumnya. Total penumpang KA Jarak Jauh pada 11 KA yang dioperasikan dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen pada Kamis (30/7/2020) kemarin mencapai 3.958.

Jumlah tersebut mengisi sekitar 90% dari ketersediaan tempat duduk yang sebanyak 4.385 kursi. Jumlah ketersediaan tempat duduk tersebut merupakan kuota yang telah dibatasi 70% dari total kapasitas normal. Pembatasan dilakukan untuk penjagaan jarak di dalam rangkaian kereta.

Meski mengalami peningkatan jumlah penumpang pada momentum Idul Adha, PT KAI memastikan seluruh protokol kesehatan pencegahan COVID-19 secara keseluruhan tetap berjalan dengan baik.

"Seluruh penumpang dipastikan mengikuti aturan yang diterapkan seperti menggunakan masker dan faceshield setelah boarding di Stasiun hingga selama perjalanan KA berlangsung. Para pengguna juga secara koperatif mengikuti pemeriksaan suhu tubuh berkala yang dilakukan sepanjang perjalanan kereta," Kahumas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa dalam rilis resmi yang diterima detikcom, Jumat (31/7/2020).

Pada pengoperasian KA Jarak Jauh di area Daop 1 Jakarta, aturan suhu tubuh normal dan memiliki berkas hasil Rapid atau PCR test yang berlaku 14 hari masih menjadi salah satu persyaratan wajib bagi calon penumpang.

"Jika salah satu persyaratan tersebut tidak dapat dipenuhi maka calon penumpang tidak dapat melanjutkan perjalanan dan biaya tiket akan langsung diganti 100% melalui bantuan petugas," tambahnya.

Sementara untuk pemberangkatan Jumat ini, di area Daop 1 Jakarta terdapat 7 KA yang dioperasikan. Tercatat sekitar 2.600 tempat duduk telah dipesan melalui jalur pemesanan online dari ketersediaan tempat duduk sebanyak 3.155.

PT KAI Daop 1 Jakarta menghimbau seluruh pengguna jasa juga tetap menjalankan upaya pencegahan COVID-19 melalui penggunaan baju lengan panjang, penjagaan jarak fisik dan menggunakan fasilitas untuk membersihkan tangan yang telah tersedia di stasiun dan di dalam rangkaian kereta.

Informasi perjalanan KA dapat diketahui melalui saluran resmi milik PT KAI (Persero) diantaranya aplikasi KAI Access, website resmi kai.id, Contact Center 121 line (021)121, Layanan pelanggan cs@kai.id dan Sosial media @keretaapikita @kai121_



Simak Video "Bahagianya Rara LIDA Bisa Berkurban Pertama Kali saat Idul Adha"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)