Ini Alasan Filipina Jatuh ke Jurang Resesi

Vadhia Lidyana - detikFinance
Kamis, 06 Agu 2020 18:00 WIB
Transportasi Umum di Filipina
Foto: Inilah Keepney khas Filipina (Rachman Haryanto/detikTravel)
Jakarta -

Filipina resmi mengalami resesi karena pertumbuhan ekonominya mengalami kontraksi dua kuartal berturut-turut. Badan Pusat Statistik Filipina atau Philippine Statistics Authority (PSA) mencatat pertumbuhan ekonomi pada kuartal II-2020 minus 16,5% dibandingkan periode yang sama di tahun 2019 (year on year/yoy). Kemudian, pada kuartal I-2020 pertumbuhan ekonominya minus 0,7%.

Resesi Filipina ini disebabkan oleh kebijakan lockdown untuk mencegah penyebaran virus Corona (COVID-19). Permintaan domestik sangat terpukul, apalagi ketika lockdown di Kota Manila yang baru saja diberlakukan kembali minggu ini.

"Ekonomi Filipina jatuh ke dalam resesi dibuktikan dengan hancurnya PDB di kuartal II-2020 yang menunjukkan dampak destruktif dari lockdown ketika perekonomian juga bergantung pada konsumsi," kata Ekonom Senior ING Nicholas Antonio Mapa seperti yang dilansir dari Reuters, Kamis (6/8/2020).

Padahal, demi mempertahankan laju ekonomi di tengah pandemi Corona, pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar 665 miliar peso atau sekitar Rp 198 triliun (kurs Rp 297) untuk meningkatkan penanganan medis. Sayangnya, stimulus itu tak cukup untuk membantu korban pemutusan hubungan kerja (PHK) dan pengangguran di Filipina.

Seorang warga Filipina yang bernama Jomar Santos yang berpendapatan 350 peso atau sekitar Rp 104.000/hari dengan menjual perlengkapan sekolah ke toko-toko di Kota Caloocan, kini menganggur dan hanya berdiam diri di rumah sejak lockdown diberlakukan. Padahal, ia harus menafkahi istri dan anaknya yang baru berusia 1 tahun.

"Kondisi ini sangat sulit, tidak ada pekerjaan, dan tidak ada makanan untuk dimakan. Namun lebih baik menanggung itu, daripada saya dan keluarga saya tercemar penyakit (COVID-19)," kata Jomar.



Simak Video "Ekonom Sebut Titik Terendah Penurunan Ekonomi RI Sudah Lewat"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)