Doni Monardo Ingatkan Klaster Perkantoran, Bagaimana Cegahnya?

Tim detikcom - detikFinance
Selasa, 11 Agu 2020 17:20 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Akhir-akhir ini muncul klaster baru COVID-19 di area perkantoran. Kepala Satgas Penanganan COVID-19 Doni Monardo mengingatkan pengusaha benar-benar melaksanakan protokol kesehatan demi mencegah penyebaran virus Corona di perkantoran maupun industri.

"Beberapa hari terakhir kita disibukkan dengan berita-berita tentang klaster baru, baik dari industri termasuk juga dari perkantoran. Oleh karenanya protokol kesehatan adalah sesuatu yang betul-betul harus menjadi bagian yang tidak boleh kita pisahkan," kata dia saat bertemu dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Menara Kadin, Jakarta, Senin (10/8/2020).

Penerapan e absensi dipandang bisa jadi solusi menekan penyebaran COVID-19 di tempat kerja.

Electronic attendance atau absensi elektronik sebenarnya sudah diperkenalkan dan digunakan di berbagai macam institusi dan organisasi dari masa sebelum pandemi. Fungsinya tentu untuk efisiensi serta pengelolaan data kehadiran yang lebih baik lagi.

Dan pada masa pandemi ini absensi elektronik semakin marak digunakan sebagai salah satu upaya menekan penyebaran COVID-19, karena seperti yang kita tahu area perkantoran saat ini menjadi salah satu klaster penyebaran virus corona, dan salah satu penyebabnya adalah melalui mesin absensi fingerprint.

Ada 2 cara pengaplikasian elektronik absensi, pertama menggunakan token dan yang kedua menggunakan aplikasi berbasis operating systems Android atau iOS.

Untuk e absensi menggunakan aplikasi online berbasis operating systems ini memang lebih efisien, karena para pegawai/karyawan hanya perlu mengunduh dan menginstall aplikasi absensi di smartphone mereka dan melakukan absen masing-masing.

Hal ini juga selaras dengan apa yang disampaikan oleh Donny hardiyan selaku Executive Marcomm dari PayrollBozz, salah satu penyedia layanan aplikasi absensi online di Indonesia.

"Melakukan Kontrol kehadiran karyawan tetap terjaga walaupun dengan pola kerja shifting atau WFH selain itu data absensi juga terkoneksi secara realtime yang memudahkan HRD untuk memproses payroll," kata dia, Selasa (11/8/2020).

Tidak hanya efisien dalam hal pengelolaan dan lebih higienis dibandingkan dengan mesin absen fingerprint, e absensi juga terkoneksi ke seluruh cabang perusahaan sehingga pengelolaan data kehadiran karyawan dapat dikelola secara terpusat.

"Donny juga menambahkan e absensi dapat mengurangi manipulasi data, karena data kehadiran akan langsung masuk ke cloud systems, sehingga terhindar dari manipulasi data," tambahnya.



Simak Video "Kasus Corona Meningkat, Klaster Perkantoran Penyumbang Terbesar"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)