Jokowi Belanja Rp 2.747 Triliun di 2021

Hendra Kusuma - detikFinance
Jumat, 14 Agu 2020 14:51 WIB
Presiden Jokowi hadiri rapat paripurna DPR (Youtube DPR RI)
Foto: Presiden Jokowi hadiri rapat paripurna DPR (Youtube DPR RI)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan anggaran belanja negara sebesar Rp 2.747,5 triliun pada RAPBN tahun anggaran 2021. Sementara pendapatan negara ditargetkan sebesar RP 1.776,4 triliun.

Hal itu diungkapkan Jokowi dalam pidato Nota Keuangan di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2020)

"Pada masa transisi RAPBN tahun 2021 dengan rencana pendapatan negara Rp 1.776,4 triliun dan belanja negara Rp 2.747,5 triliun," kata Jokowi.

Dengan komposisi anggaran belanja negara yang lebih besar daripada target penerimaan negara, Jokowi bilang RAPBN tahun 2021 mengalami defisit anggaran sebesar Rp 971,2 triliun atau setara 5,5% dari produk domestik bruto (PDB).

"Defisit anggaran tahun 2021 akan dibiayai dengan memanfaatkan sumber-sumber pembiayaan yang aman dan dikelola secara-hati-hati," ujarnya.

Jokowi bilang pembiayaan utang dilaksanakan secara responsif mendukung kebijakan countercyclical dan akselerasi pemulihan sosial ekonomi. Pengelolaan utang yang hati-hati selalu dijaga pemerintah secara konsisten.

"Pembiayaan defisit RAPBN tahun 2021 akan dilakukan melalui kerja sama dengan otoritas moneter, dengan tetap menjaga prinsip disiplin fiskal dan disiplin kebijakan moneter, serta menjaga integritas, kredibilitas, dan kepercayaan pasar surat berharga pemerintah," ungkapnya.



Simak Video "Jokowi: Jangan Buru-buru Menutup Wilayah!"
[Gambas:Video 20detik]
(hek/zlf)