SBY: Selama Vaksin Belum Ada, Pemeritah Harus All Out

Soraya Novika - detikFinance
Sabtu, 15 Agu 2020 12:40 WIB
SBY tiba di Bandara Adi Soemarmo,Solo
Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom
Jakarta -

Kehadiran vaksin virus corona sangat penting demi menghentikan penyebaran wabah ini secara maksimal. Untuk itu, selama vaksin ini belum diketemukan, maka menurut Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), pemerintah harus mengupayakan segala cara untuk penanganan pandemi ini mulai dari mencegah penyebaran virus hingga pemulihan ekonominya.

"Sekarang ini vaksin belum ada, maka semua upaya untuk menghentikan COVID-19, serta hanya untuk memulihkan ekonomi harus jalan terus, makin intensif makin fokus dan makin all out," ujar SBY dalam acara CNBC Indonesia Exclusive, Jumat (14/8/2020).

Untuk mempercepat kehadiran vaksin COVID-19, kerja sama dari berbagai pihak sangat diperlukan. Jangan sampai, ketika vaksin ini nanti bisa diproduksi malah tak bisa sampai secara adil ke masyarakat karena egoisme masing-masing pihak tersebut.

"Oleh karena itu kerja sama untuk memproduksi vaksin dan juga kerja sama untuk mendistribusikannya itu sangat penting, saya sudah katakan jangan yang diutamakan perlombaannya, sebab kalau perlombaannya gagal kita bekerja sama sangat mungkin, vaksin sudah ada, sudah diproduksi tapi distribusinya tidak tepat dan tidak adil," sambungnya.

Namun, ia mewanti-wanti semua pihak agar tak terlalu bergantung pada vaksin, karena uji cobanya juga bisa saja gagal apalagi kalau virus COVID-19 ini ternyata punya kemampuan bermutasi dan bertransformasi. Sehingga, vaksin yang kini tengah dikembangkan bisa saja tidak efektif terhadap virus yang bermutasi dan bertransformasi tadi.

"Biarlah nanti tanpa kita sadari kita punya bonus, bonusnya apa, hadirlah vaksin, apalagi begini, COVID-19 ini dikatakan bisa bermutasi dan bisa bertransformasi, kita tidak tau seberapa efektif vaksin yang telah diketemukan betul-betul bisa menghentikan, sama sekali tidak muncul lagi, zero lah gitu, kalau itu pun juga belum tau maka sebagusnya memang kita ingin vaksin segera diproduksi dan dibagi-bagikan tetapi semua upaya untuk menghentikan COVID-19 ini harus terus dijalankan," tangkasnya.



Simak Video "Jokowi: RI Dapat Komitmen Vaksin hingga Akhir 2021"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)