Pengusaha Pasrah Depok-Bogor Ada Jam Malam

Trio Hamdani - detikFinance
Selasa, 01 Sep 2020 07:40 WIB
Pemkot Depok batasi aktivitas warga dengan berlakukan jam malam. Pemberlakuan jam malam dilakukan guna kendalikan penyebaran virus Corona.
Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Jam malam diberlakukan di Depok dan Bogor, Jawa Barat karena meningkatnya kasus penularan virus Corona (COVID-19). Imbas kebijakan tersebut, mal atau pusat perbelanjaan harus tutup lebih awal, yakni pukul 6 sore.

Merespons kebijakan tersebut, Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) pun pasrah. Pihaknya mengaku mau tidak mau harus taat pada ketentuan itu.

"Ya mau nggak mau di dalam hal ini ya karena ini sudah diputuskan oleh pemerintah ya tentunya pusat perbelanjaan akan mematuhinya," kata Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) APPBI Alphonzus Widjaja saat dihubungi detikcom, Senin (31/8/2020).

Dia menerangkan, selain melakukan kegiatan usaha, pihaknya di satu sisi sebagai pengelola mal juga punya kewajiban untuk ikut mencegah penyebaran virus Corona (COVID-19).

"Kan di satu sisi juga ada kewajiban karena pusat perbelanjaan itu adalah fasilitas publik, fasilitas masyarakat. Jadi pusat perbelanjaan juga punya kewajiban untuk menjaga kesehatan gitu lho, mempunyai kewajiban untuk ikut secara aktif membantu pencegahan COVID-19," ujarnya.

Dia memahami bahwa ada keseimbangan yang harus diperhatikan, yakni antara kegiatan usaha dan kesehatan.

"Kembali lagi Ini kan harus seimbang itu lho, di mana faktor kesehatan juga menjadi faktor penting karena pusat perbelanjaan itu masalahnya adalah fasilitas masyarakat, fasilitas publik jadi memang mau nggak mau harus ikut aktif membantu pencegahan, nggak ada jalan lain memang harus seperti itu," paparnya.

Bagaimana dampaknya? Baca di halaman selanjutnya>>>

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "Hamburg Berlakukan Jam Malam, Pemilik Bar dan Restoran Menjerit"
[Gambas:Video 20detik]