Proyek Pendukung Lumbung Pangan Cuma Untuk Kontraktor Lokal

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Rabu, 02 Sep 2020 15:08 WIB
Kunci dari program pengembangan food estate di Provinsi Kalimantan Tengah adalah penyediaan air untuk irigasi areal sawah, terutama pada lahan potensial seluas 165.000 hektar
Foto: Istimewa/Kementerian PUPR
Jakarta -

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyatakan bahwa pihaknya akan memberikan kesempatan pengusaha lokal untuk melakukan pembangunan fasilitas pada proyek food estate di Kalimantan Tengah.

Misalnya, dalam pembangunan jalan akses, dia mengatakan pihaknya akan memberikan paket proyek pembangunan kepada kontraktor lokal. Dia menyatakan perusahaan besar tidak akan mendapatkan kesempatan menggarap jalan akses.

"Ini nanti ada hubungannya dengan pembinaan pengusaha lokal. Kalau untuk yang jalan-jalan, nanti packaging kita atur supaya itu hanya untuk pengusaha lokal, tidak ada yang besar untuk bisa masuk ke sana," kata Basuki dalam rapat bersama Komisi V DPR, Rabu (2/9/2020).

Kemudian, untuk pembangunan jembatan pun akan diberikan kesempatan kepada pengusaha kecil untuk menggarapnya.

"Jembatan juga karena jembatan kecil, ini tidak boleh dikerjakan oleh pengusaha besar, nanti kita atur untuk jadi porsi pengusaha daerah," kata Basuki.

Hanya saja, untuk saluran irigasi menurutnya memang tak bisa dikerjakan pengusaha lokal, harus ada perusahaan besar yang menjadi kontraktor utamanya. Meski begitu dia menegaskan bahwa pengusaha besar tetap diminta mengajak pengusaha lokal untuk ambil bagian.

"Kecuali yang saluran irigasi karena itu merupakan satu kesatuan itu ada yang besar di sana, dan kalau yang pengusaha besar harus kerja sama dengan pengusaha daerah dengan sistem KSO," jelas Basuki.

Basuki juga menjelaskan tahun depan proyek food estate akan jadi pekerjaan prioritas di Kementerian PUPR. Pembangunannya sendiri dimulai per Oktober tahun ini.

"Major project kita ini salah satunya adalah pembangunan food estate di Kalteng. Berupa padi dan singkong yang kemarin sudah dikoordinasikan akan dibangun pada bulan Oktober ini," kata Basuki.

Kemudian ada juga pembangunan pusat pangan nasional di Kabupaten Humbang Hasundutan di Sumatera Utara. Nantinya akan dibangun pusat pertanian holtikultura seluas 4 ribu hektar.

"Kemudian ada holtikultura di Humbang Hasundutan tahun ini 4 ribu hektar. Nanti akan dikembangkan Kementan, kami lakukan penyediaan air baku, pembangunan sumur, dan drainase serta pembangunan jalan akses," jelas Basuki.



Simak Video "Bertolak ke Sumut, Jokowi Cek Food Estate Seluas 30 Ribu Hektare"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)