Jelang Musim Tanam, Stok Pupuk Subsidi Terpantau Aman

Inkana Putri - detikFinance
Sabtu, 05 Sep 2020 19:49 WIB
Pupuk bersubsidi
Foto: Dok. Pupuk Indonesia
Jakarta -

Dalam agenda kunjungan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo ke gudang pupuk di Indramayu, Direktur Utama Pupuk Kujang Maryadi menyampaikan pihaknya telah menyediakan stok pupuk dalam jumlah yang aman. Hingga 31 Agustus 2020, stok pupuk urea bersubsidi yang tersedia di gudang Kabupaten Indramayu mencapai 7.340 ton.

Sedangkan realisasi penyaluran wilayah Indramayu untuk Urea mencapai 48.950 ton atau 101% dari ketentuan Distan sebesar 48.036 ton. Pupuk Kujang juga telah menyiapkan stok Petroganik sebanyak 714 ton atau 1758 % dari ketentuan stok sebesar 40 ton.

"Stok pupuk tersebut kami siapkan di gudang untuk siap disalurkan kapanpun jika alokasi subsidi ditambah untuk petani sehingga petani tidak perlu menunggu lama untuk mengaplikasikan pupuknya," katanya dalam keterangan tertulis, Sabtu (5/9/2020).

Maryadi juga menambahkan stok pupuk Urea bersubsidi di wilayah Jawa Barat, Banten dan sebagian Jawa Tengah tercatat sebanyak 122.533 ton atau 1147% dari ketentuan Distan sebesar 10.687 ton. Hingga 30 Agustus 2020, Pupuk Kujang telah menyalurkan 104% persen pupuk subsidi kepada petani.

"Jumlah tersebut setara dengan sekitar 475.818 ton pupuk, dari ketentuan Distan sebesar 457.188 ton, dan Pupuk Kujang sudah menyalurkan sesuai alokasi dari pemerintah" tambahnya.

Terkait stok pupuk, Pupuk Kujang juga telah menyiapkan langkah guna mengantisipasi kebutuhan petani yang tidak tercantum dalam E-RDKK dan tidak memperoleh alokasi pupuk bersubsidi. Maryadi menjelaskan pihaknya mewajibkan para distributor agar selalu menyiapkan stok pupuk non subsidi jenis Urea, NPK dan Organik di setiap kios.

Dalam penyaluran pupuk bersubsidi di lapangan, Maryadi mengatakan pihaknya juga bekerja sama dengan stakeholder dan masyarakat yang aktif dalam monitoring penyaluran pupuk untuk sektor tanaman pangan. Adapun saat ini jumlah kios resmi yang tersebar di wilayah Indramayu sebanyak 460 kios.

"Saat ini kami sebagai produsen pupuk telah semaksimal mungkin menyalurkan pupuk subsidi sesuai alokasi sesuai dengan kebutuhan yang terdata di E-RDKK dan juga koordinasi intens dengan AE & PPL agar stok terserap dengan tepat tiap wilayahnya," kata dia.

Sementara itu dalam kunjungannya, Mentan Syahrul Yasin Limpo mengatakan peninjauan ini merupakan tugas dari Presiden Joko Widodo untuk melakukan recheck terhadap kesiapan, ketersediaan dan ketepatan distribusi pupuk yang juga harus diimbangi dengan produktivitas hasil pertanian.

"Jadi kalau kita kasih pupuk, harus bisa dijamin produktivitasnya naik. Bukan cuma bagi-bagi saja, tapi harus diyakinkan oleh Bapak Bupati Indramayu, kalau ditambah pupuknya segini, produktivitasnya akan naik," ungkapnya.

"Oleh karena itu, hari ini saya memastikan ketersediaan stok dulu, dan ketersediaannya aman," tuntasnya.



Simak Video "Ekspresi Jengkel Jokowi soal Subsidi Pupuk yang Besar Tak Buahkan Hasil"
[Gambas:Video 20detik]
(prf/hns)