Penerimaan Negara Capai Rp 1.028 T hingga Agustus 2020

Hendra Kusuma - detikFinance
Senin, 07 Sep 2020 15:54 WIB
Petugas Cash Center BNI menyusun tumpukan uang rupiah untuk didistribusikan ke berbagai bank di seluruh Indonesia dalam memenuhi kebutuhan uang tunai jelang Natal dan Tahun Baru. Kepala Kantor perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua mengungkapkan jumlah transaksi penarikan uang tunai sudah mulai meningkat dibanding bulan sebelumnya yang bisa mencapai penarikan sekitar Rp1 triliun. Sedangkan untuk Natal dan tahun baru ini secara khusus mereka menyiapkan Rp3 triliun walaupun sempat diprediksi kebutuhannya menyentuh sekitar Rp3,5 triliun. (FOTO: Rachman Haryanto/detikcom)
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat penerimaan negara sudah mencapai Rp 1.028,02 triliun atau 60,52% dari target dalam Perpres 72 Tahun 2020 yakni sebesar Rp 1.699,9 triliun.

Berdasarkan bahan rapat kerja (raker) Kementerian Keuangan bersama Komisi XI DPR yang dikutip, Senin (7/9/2020) penerimaan negara yang mencapai Rp 1.028,02 triliun ini terkontraksi 13,5% karena ekonomi nasional masih terdampak pandemi COVID-19.

Adapun total penerimaan negara yang mencapai Rp 1.028,02 triliun ini terdiri dari penerimaan sektor perpajakan sebesar Rp 795,95 triliun. Perpajakan di sini merupakan gabungan antara penerimaan pajak dengan bea dan cukai.

Sedangkan yang berasal dari penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sebesar Rp 232,07 triliun.

Sebelumnya, Kementerian Keuangan mencatat realisasi penerimaan negara hingga akhir Juli 2020 mencapai Rp 922,24 triliun atau 54,25% dari target yang tertuang di Perpres 72 Tahun 2020. Realisasi tersebut terkontraksi 12,37%.



Simak Video "Sri Mulyani Sebut APBN 2022 Defisit Rp 868 Triliun atau 4,85% dari PDB"
[Gambas:Video 20detik]
(hek/fdl)