Viral! Netizen Kritik Keras soal Penggunaan Insentif Kartu Prakerja

Tim detikcom - detikFinance
Rabu, 16 Sep 2020 23:00 WIB
Ilustrasi Kartu Pra Kerja
Foto: Ilustrasi Kartu Pra Kerja (Tim Infografis: Luthfy Syahban)
Jakarta -

Media sosial dihebohkan oleh sebuah postingan mengenai pemanfaatan dana insentif Kartu Prakerja. Bagaimana tidak, insentif tersebut diduga digunakan untuk 'berkencan' yang sontak menuai protes dari netizen.

Hal itu diungkap akun Twitter @PolJokesID yang membagikan tangkapan layar grup Facebook Diskusi Kartu Prakerja.

Seperti dilihat detikcom, Rabu (16/9/2002), salah seorang anggota grup membagikan gambar mengenai pencairan Kartu Prakerja serta tangkapan pesan Whatsapp di mana isinya sedang janjian dengan seorang wanita.

Dalam gambar yang dibagikan itu, dia menulis insentif yang cair digunakan untuk 'open BO'.

"Mantep semalam cair langsung buat open BO. 3 bulan selanjutnya ganti oli disponsori oleh pakdeh," tulisnya.

Postingan itu di-retweet sebanyak 2.900 kali dan likes 7.200 kali. Sejumlah netizen pun mengkritik hal tersebut. Salah satunya dari akun @nolifepeople404.

"Dari gelombang pertama belum pernah dapet prakerja:)," cuitnya.

Kemudian, kritikan juga datang dari akun @ini_bowo. Dia mengkritik di mana bantuan malah digunakan untuk urusan 'lendir'

"Ya selamat melarat aja deh bang. Mau d bantu kok malah buat lendir," tulisnya.

Begitu juga dengan akun @anemonlauut. Dia yang mengaku butuh bantuan tersebut justru tidak dapat.

"Bgst bener, aku yg daftar untuk kebutuhan gqdapet cuk," katanya.



Simak Video "180 Ribu Orang Kena Blacklist karena 'Anggurin' Kartu Prakerja"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/hns)