Alasan Resto Besar Sampai Harus Rela 'Ngemper'

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Senin, 21 Sep 2020 20:45 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Beberapa restoran besar mengambil kebijakan untuk menerjunkan karyawannya berjualan di pinggir jalan atau 'ngemper'. Langkah tersebut salah satunya ditempuh pengelola Pizza Hut Indonesia, PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA). Apa alasannya?

Corporate Secretary Sarimelati Kencana, Kurniadi Sulistyomo menjelaskan, secara prinsip pihaknya mendukung langkah pemerintah dalam mengatasi pandemi Corona. Lanjutnya, langkah perusahaan untuk menerjunkan karyawan ke pinggir jalan di lakukan sejumlah restoran. Baginya, kebijakan ini bagian dari cara pemasaran dan penjualan produk.

"Sepanjang pengetahuan kami, sejumlah restoran baik skala kecil maupun besar ada yang menerapkan langkah yang sama. Hal ini merupakan bagian dari cara pemasaran dan penjualan produk kami," katanya kepada detikcom seperti ditulis Senin (21/9/2020).

"Tanpa perlu menyebut merek lain ya, tapi kebijakan ini cukup positif dalam mendekatkan diri kepada konsumen," sambungnya.

Dia juga bilang, pihaknya mempertimbangkan faktor beban dan biaya yang dikeluarkan, dari gaji karyawan hingga bahan makanan.

"Kami juga mempertimbangkan faktor beban dan biaya yang perlu dikeluarkan, seperti misalnya, gaji karyawan, biaya sewa lokasi, beban operasional dan inventaris bahan makanan," ungkapnya.

Seluruh biaya itu tetap akan dikeluarkan perusahaan secara rutin walaupun ada pembatasan makan di tempat dalam PSBB. Pihaknya juga mempertimbangkan kelangsungan hidup keluarga karyawan.

"Mohon agar dicatat bahwa nafkah hidup keluarga besar masing-masing karyawan juga bergantung dari hasil tersebut," ujarnya

"Tujuan kami adalah menjaga keberlanjutan kegiatan usaha, dengan tetap mendukung dan menjalankan kebijakan dan peraturan pemerintah," tutupnya.



Simak Video "Santuy Abis, Resto Jakarta Ini Nuansanya Mirip Pantai Bali "
[Gambas:Video 20detik]
(acd/dna)