Begini Prosedur untuk Isolasi Mandiri Gratis di Hotel

Vadhia Lidyana - detikFinance
Jumat, 25 Sep 2020 13:43 WIB
Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan COVID-19 Kota Bekasi Siapkan The Green Hotel Untuk Isolasi Pasien COVID-19. Saat ini persiapan mulai dilakukan.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Pemerintah akan menyiapkan 14.000 kamar hotel bintang 2 dan 3 menjadi fasilitas isolasi mandiri bagi pasien orang tanpa gejala (OTG) virus Corona (COVID-19). Saat ini, sekitar 3.200 kamar dari 18 hotel di DKI Jakarta sudah siap digunakan untuk isolasi pasien OTG.

Dengan fasilitas itu, pasien OTG bisa melakukan isolasi di hotel tanpa mengeluarkan biaya pribadi alias gratis. Pasalnya, pemerintah telah menyiapkan Rp 100 miliar untuk menyediakan fasilitas isolasi pasien OTG di hotel itu.

Untuk bisa isolasi gratis di hotel, ada beberapa prosedur yang perlu diperhatikan. Deputi Bidang Pemasaran Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenparekraf Nia Niscaya menjelaskan, prosedur pertama ialah datang ke hotel yang sudah ditetapkan pemerintah secara mandiri atau tanpa dijemput ambulans.

"Nggak (perlu dijemput ambulans), dia bisa datang sendiri, yang penting bawa hasil swab positif. Ada pengantar bisa dari dokter instansi kalau misalnya dia karyawan, dokter keluarga boleh, Puskesmas juga boleh. Setidaknya ada yang mengatakan ya ini hasil positif dari dokter," terang Nia ketika dihubungi detikcom, Kamis (24/9/2020).

Setelah pasien tiba di hotel, maka petugas akan melakukan penyemprotan disinfektan baik ke kendaraan yang digunakan, maupun ke pasien OTG.

"Prosedurnya kan biasanya kita langsung check in, ini nggak. Dia harus begitu turun dari mobil, mobilnya disemprot sebelum dia turun, kemarin kita lihat. Ketika dia keluar juga disemprot, mobil pun disemprot ketika meninggalkan hotel," papar Nia.

Setelah itu, pasien OTG akan dibawa ke ruangan TRIASE untuk diperiksa dokter. "Dia masuk ke ruangan namanya TRIASE. Di situ ada dokter dari Kemenkes yang akan mengecek kondisinya dia. Kalau kondisinya tanpa gejala, atau gejala ringan maka dia bisa di hotel. Tetapi kalau menurut dokter di pemeriksaan TRIASE itu nggak bisa, maka dia harus ke RS, langsung dikirim ke RS rujukan, ada ambulans langsung dibawa. Itu tahapannya," jelas dia.

Jika pasien terbukti tak ada gejala atau bergejala ringan, maka tahap selanjutnya ialah menuju ke kamar isolasi. Jika sudah di kamar, maka pasien tak dibolehkan ke luar. Selama isolasi, pegawai hotel yang lengkap menggunakan alat pelindung diri (APD) akan rutin menyediakan makan.

"Semua makanan itu diletakkan di depan kamar. Nanti semua komunikasi by Whatsapp. Makanan sudah tersedia, mulai 3 kali makan plus snack," tuturnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2