Pengakuan Edhy Prabowo Usai Terinfeksi COVID-19

Anisa Indraini - detikFinance
Senin, 28 Sep 2020 15:13 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan
Foto: Muhammad Ridho
Jakarta -

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menceritakan kondisinya saat dinyatakan positif virus Corona (COVID-19). Saat sedang melakukan kunjungan kerja ke Indonesia Timur, dia merasa sangat lelah dan seluruh badan sakit disertai demam.

"Saya panas, demam, saya fatigue (lelah) kayak kita mau ngehadapin demam gitu, makanya saya di rumah sakit, saya minta diinfus biar cairan masuk. Saya maksain makan dengan nafsu, nggak enak kena COVID. Panas saya nggak terlalu tinggi juga sih 38, tapi saya ngerasa lelah sekali, badan saya sakit semua," ucapnya kepada detikcom, Senin (28/9/2020).

Hingga akhirnya dia mempercepat kunjungan kerjanya dan meminta untuk mendapat perawatan. Dia sempat tidak sadarkan diri dan dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto.

"Saya 8 September sudah masuk rumah sakit, sudah menghadapi COVID. Sudah nggak sadar, sudah nggak mikirin dunia luar lagi saya," ucapnya.

Edhy Prabowo mengaku agak berat bernapas usai terinfeksi COVID-19 karena paru-parunya telah rusak. Meskipun, hasil tes telah menunjukkan bahwa dirinya sudah negatif COVID-19.

"Saya sudah negatif (COVID-19). Saya sudah mulai pulih tapi saya lagi latihan terus, jemur, sepeda, belajar-belajar latihan napas karena napas saya sudah agak berat. Paru-parunya rusak sudah," kata Edhy Prabowo kepada detikcom, Senin (28/9/2020).

Sebagai orang yang sudah pernah merasakan COVID-19, Edhy Prabowo berpesan agar masyarakat tidak anggap remeh virus tersebut. Pasalnya, virus tersebut bisa memakan korban jiwa termasuk anak buahnya yakni Direktur Jenderal (Dirjen) Pengelolaan Ruang Laut (PRL) Aryo Hanggono.

"Nggak enak kena COVID. Jangan anggap remeh COVID, waspada," pesan Edhy Prabowo.

(fdl/fdl)