Ada Kabar Kursi Wamen untuk Perwakilan Buruh, Said Iqbal: Hoax, Never!

ADVERTISEMENT

Ada Kabar Kursi Wamen untuk Perwakilan Buruh, Said Iqbal: Hoax, Never!

Tim Detikcom - detikFinance
Selasa, 06 Okt 2020 11:40 WIB
Jokowi bertemu Said Iqbal di istana (Dika-detikcom)
Foto: Jokowi bertemu Said Iqbal di istana (Dika-detikcom)
Jakarta -

Santer kabar ada posisi wakil menteri bagi perwakilan buruh di tengah penolakan terhadap RUU Omnibus Law yang sudah disahkan. Buruh buru-buru membantah hal tersebut.

Kabar itu semakin kuat ketika Presiden Joko Widodo memanggil dua pimpinan buruh ke Istana jelang pengesahan Omnibus Law Ciptaker kemarin. Dua pimpinan buruh yang menemui Jokowi di istana kemarin adalah Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea dan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal.

Saat dikonfirmasi hari ini, Said Iqbal membantah hal tersebut. Dia menegaskan kabar soal kursi wamen untuk perwakilan buruh adalah hoax. Tak pernah ada pembicaraan soal itu.

"Never, never! Tidak pernah ada pembicaraan itu sama sekali, hoax itu," kata Said ketika dihubungi, Selasa (6/10/2020).

Said mengatakan, pertemuan itu hanya membahas soal aspirasi buruh soal UU Omnibus Law, yang pada saat pertemuan berlangsung, belum disahkan DPR.

Dia juga menyebut sempat ada kabar soal aksi mogok nasional yang dibatalkan. Hal itu ditegaskan Said hoax alias kabar bohong.

"Disinggung juga nggak, kami cuma berikan 10 isu soal sikap kami mengenai Omnibus Law ke pak Presiden. Isu tentang wamen, tentang mogok nasional dibatalkan itu hoax," ungkap Said.

Seperti diketahui, penyiapan kursi wakil menteri itu tertuang dalam Perpres Nomor 95 Tahun 2020 tentang Kementerian Ketenagakerjaan dan Perpres Nomor 96 Tahun 2020 tentang Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah. Kedua perpres itu belum lama ini dikeluarkan.



Simak Video "Partai Buruh Incar 30 Kursi DPR di Pemilu 2024"
[Gambas:Video 20detik]
(upl/upl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT